Maskapai Emirates Proses Hampir 650.000 Permintaan Pengembalian Dana

Alfatih-media.com-Maskapai penerbangan Emirates di Dubai telah memproses hampir 650.000 permintaan pengembalian uang senilai lebih dari 1,9 miliar dirham (517 juta dollar AS) selama dua bulan terakhir sebagai hasil dari pandemi coronavirus, sebuah pernyataan dari maskapai yang diterbitkan, Kamis (2/7).

Pada bulan April, maskapai mengumumkan ada sekitar setengah juta permintaan pengembalian dana yang tertunda, dan akan menggunakan cadangan kasnya untuk mempercepat pemrosesan. Emirates juga mengatakan, mereka akan memperluas kemampuan pemrosesan untuk melewati jaminan dari rata-rata 35.000 permintaan sebulan. Dalam pernyataan Kamis (2/7), maskapai mengatakan sekarang memproses hampir 200.000 permintaan sebulan.

“Pandemi ini adalah acara hitam yang tidak diharapkan, berdampak pada pelancong dan memukul maskapai penerbangan dan industri perjalanan. Ini adalah masa-masa sulit bagi semua orang, tetapi kami berkomitmen untuk melakukan apa yang benar oleh pelanggan kami,” kata Chief Commercial Officer Emirates Adnan, Kata Kazim.

“Itulah sebabnya kami menelepon untuk menghormati pengembalian uang tunai, dan menginvestasikan sumber daya untuk mempercepat pemrosesan. Waktu pemrosesan rata-rata untuk pengembalian dana telah berkurang dari 90 hari menjadi 60, dan karena kami melihat volume permintaan baru yang lebih rendah, kami memperkirakan tingkat ini akan semakin membaik,” tambahnya.

Kazim menambahkan, maskapai ini masih memiliki lebih dari 500.000 permintaan pengembalian dana yang tertunda tetapi mereka berharap untuk menghapusnya dalam dua bulan ke depan.

Pada hari Minggu (28/6), maskapai ini membawa total jaringannya ke 52 tujuan untuk bulan Juli, karena perlahan-lahan setelah penguncian akibat coronavirus.

Mulai 7 Juli, para pelancong akan dapat mengunjungi Dubai untuk bisnis atau liburan setelah pengumuman yang dibuat pekan lalu ketika pihak berwenang terus mengurangi pembatasan.

Wisatawan harus mematuhi langkah-langkah pencegahan. Orang-orang yang mengunjungi Dubai diharuskan menunjukkan polis asuransi kesehatan internasional yang mencakup hasil tes COVID-19 dan formulir pernyataan kesehatan yang lengkap.

Tercatat UAE menghentikan semua penerbangan penumpang dan transit ke dan dari negara itu sejak 23 Maret dalam upaya untuk memperlambat penyebaran virus corona. (Sumber: Alarabiya.com)

Latest Articles

Comments