Jabat Ketua Tim Pemenangan, Latif Khan Siap Antarkan Prof Ridha dan Rani Jadi Walikota dan Wakil Walikota Medan

September 22, 2024 - 21:22
2 dari 3 halaman

"Apa yang ia cemaskan cuma satu, beliau tidak mau melihat kota Medan dalam masa-masa ke depan bahwa anak-anak kita itu hanya akan menjadi penumpang di kotanya sendiri. Dimana letak kemistrinya nyambung dengan saya," sambung Latif Khan lagi. 

Masih menurut Latif Khan, dirinya juga sudah merasakan aura kemenangan Prof Ridha dan Rani sudah yang semakin nyata.

"Hari ini saya ketemu dan melihat pasangan ini saya bukan cenayang tapi saya mengatakan bahwa ketika melintas di kantor walikota yang berseberangan dengan kantor DPRD, saya melihat Prof dan Abdul Rani sudah pakai baju dinas di kantornya," ungkapnya.

Terkait partai PDI Perjuangan sebagai pengusung yang sempat menjadi pertanyaan khalayak, Latif Khan menerangkan kepada seluruh relawan dan undangan yang hadir.

"Menjadi aneh banyak orang bertanya tapi itu PDIP ustad, yang mendukung mereka itu PDIP, saya bilang jangan begitu. Yang menjadi aneh kenapa PDIP mau mendukung mereka, bahwa jawabannya tidak terletak pada PDIP nya tapi jawabannya terletak pada rencana Tuhan yang maha Esa sudah ditetapkan untuk itu," katanya.

Dirinya juga menilai jika sudah saatnya Medan dipimpin oleh anak muda, tapi bukan sekadar muda melainkan profesor yang tidak hanya memikirkan proyek dan upeti tapi sosok yang memikirkan nasib generasi Medan ke depan. 

"Dia juga tidak berbicara satu agama tapi dia berbicara rakyat Medan. Jangan pernah berpikir baru selesai sekian tahun sudah pergi ketempat lain, saya tidak terima itu, saya tuntut Prof di hadapan Tuhan. Saya mau profesor jadi walikota itu 10 tahun," tegasnya.