Gerakan 1000 Spanduk Kepung Medan: Cipayung Plus Desak Rico Waas Mundur!

February 21, 2026 - 23:04

Kota Medan diramaikan oleh ratusan spanduk merah-hitam yang bertebaran di berbagai sudut kota sejak 20 Februari 2026, membawa pesan tegas "Mundur Rico Waas!" dari kelompok Cipayung Plus Kota Medan. Gerakan "1000 Spanduk" ini menjadi simbol kuat ketidakpuasan mahasiswa dan intelektual muda terhadap kinerja Wali Kota Medan Rico Waas, yang dinilai gagal memenuhi amanah rakyat.

Cipayung Plus, yang dikenal vokal dalam isu transparansi dan akuntabilitas pemerintahan, menggelar aksi ini sebagai eskalasi dari demonstrasi sebelumnya di DPRD Medan. Spanduk-spanduk liar tersebut tak hanya menyindir kebijakan Pemkot, tapi juga menyoroti dugaan ketidakharmonisan antara pemimpin kota dengan kaum muda, memicu perdebatan sengit di kalangan masyarakat.

Satpol PP Medan merespons cepat dengan rencana penertiban baliho tak berizin, meski langkah ini dikritik sebagai upaya membungkam aspirasi rakyat. Cipayung Plus menegaskan gerakan mereka damai namun tegas, dan mengancam aksi demonstrasi massal jika tuntutan pengunduran diri walikota tak kunjung ditanggapi.

Gelombang protes visual ini telah menggebrak media sosial, membangkitkan kesadaran publik tentang iklim politik Medan yang semakin memanas menjelang akhir Februari 2026. Suara rakyat melalui spanduk ini menjadi pengingat bahwa tuntutan perubahan tak bisa lagi diabaikan oleh pemimpin daerah.​