Miris, Medan Penyumbang Angka Kriminalitas Tertinggi Prof Ridha : Solusinya Tambahkan Pendidikan Karakter dan Lahirkan Lapangan Kerja Baru

October 5, 2024 - 16:11
Teks Foto : Prof Ridha, Calon Walikota Medan (f:doc/alfatih)
2 dari 3 halaman

“Dalam perjalanan itu sebenarnya saya mau mengajar tentang pola hidup sehat, dan tidak tergantung dengan hand phone. Sebab, jika berlama-lama bermain handphone bisa mengalami dampak buruk terhadap syaraf,” ujarnya. 

“Ternyata di handphone itu ada game permainan slot, yang mana anak-anak hingga orang dewasa memainkannya, begitu juga daris siswi SMA hingga ibu rumah tangga ikut larut dalam permainan ini, ini sangat berbahaya jika terus dibiarkan. Selain berdampak kepada Kesehatan yang mengakibatkan kelumpuhan dan kematian, angka kriminalitas akan semakin tinggi,”ucapnya.

Dia menyebutkan, akhirnya banyak Masyarakat kita hidup dalam angan-angan, jika nanti di deposit ini, maka hasilnya bisa segini. Ini sangat tidak produktif, bila seterusnya penyakit sosial ini dibiarkan, maka beban negara akan semakin berat dalam mengobatinya. Contohnya saja, bila hari masyarakat penerima BPJS gratis mengalami sakit syaraf kejepit. Biaya berobatnya tidak murah, selain peralatan dan obat-obatannya mahal, jasa medisnya juga cukup mahal. 

“Hari ini saya sudah menemukan bahkan menangani anak usia 14 tahun terkena penyakit syaraf kejepit, ini sebenarnya bukan usia golongan rentan. Tapi, karena menggunakan handphone berlebihan setiap harinya. Mulai bermain game, menonton dan segala macamnya. Anak itu harus dioperasi tulang belakang, yang bila gagal operasinya bisa mengalami kelumpuhan atau kematian, ini fakta,” sebutnya.