Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irvani, menegaskan bahwa negara tidak boleh membiarkan anakanak memikul beban hidup sendirian. Ia menyatakan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar pendidikan, termasuk perlengkapan belajar, harus menjadi tanggung jawab negara. Menurutnya, meninggalnya seorang anak SD di NTT merupakan peristiwa yang sangat memilukan dan menjadi tamparan keras bagi semua pihak. Ia juga mendesak orang tua, keluarga, dan lingkungan sekitar agar lebih peka terhadap kondisi mental anak. Pernyataan serupa disampaikan oleh anggota DPR RI asal NTT, Andreas Hugo Pariera, yang menyebut peristiwa ini sebagai tamparan bagi seluruh masyarakat dan sesuatu yang mengusik rasa kemanusiaan. Ia meminta pemerintah daerah untuk serius menangani kondisi keluarga YPS agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, menyampaikan rasa prihatin dan duka cita atas meninggalnya YPS. Ia meminta agar peristiwa ini menjadi perhatian bersama, baik pemerintah pusat maupun daerah. Menurutnya, pendampingan dan perlindungan terhadap keluarga yang membutuhkan harus diperkuat guna mencegah kejadian serupa terjadi kembali.