Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah pada Senin, 8 September 2025, di Istana Negara, Jakarta. Pelantikan ini menandai pengangkatan Dahnil bersama Mochamad Irfan Yusuf yang diangkat sebagai Menteri Haji dan Umrah dalam kementerian baru yang sebelumnya adalah Badan Penyelenggara Haji. Dalam prosesi pelantikan, Dahnil dan para pejabat lainnya mengucap sumpah jabatan yang dibacakan langsung oleh Presiden Prabowo, menegaskan komitmen mereka untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Dahnil Anzar Simanjuntak dikenal sebagai sosok yang aktif di dunia politik dan organisasi Islam Muhammadiyah, dengan latar belakang pendidikan yang kuat di bidang akuntansi publik dan ekonomi serta pengalaman akademis dan politik yang luas. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah dan staf khusus di Kementerian Pertahanan di era Presiden Joko Widodo. Sebelum menjadi Wakil Menteri, Dahnil juga menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji, mendampingi Gus Irfan sebagai Kepala badan tersebut.
Sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil memiliki tugas besar untuk mendukung penyelenggaraan ibadah haji dan umrah yang kini menjadi tanggung jawab kementerian tersendiri setelah pemisahan dari Kementerian Agama. Pemerintah menargetkan peningkatan profesionalisme dan pelayanan haji umrah yang lebih baik dengan kementerian baru ini, terutama menghadapi tantangan kebijakan baru dari pemerintah Arab Saudi terkait kuota dan prosedur pelaksanaan ibadah haji tahun 2026.
Pelantikan Dahnil Anzar sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah adalah bagian dari langkah strategis Presiden Prabowo dalam reshuffle kabinet, untuk menguatkan kepemimpinan di sektor pelayanan ibadah umat muslim yang sangat penting di Indonesia. Dengan pengalaman dan kompetensinya, Dahnil diharapkan dapat berkontribusi optimal dalam menjalankan visi pemerintahan untuk meningkatkan kualitas pelayanan haji dan umrah warga negara.