Pesawat Saudia Airlines dengan kode penerbangan SI‑576 (atau SV‑5276) rute Jeddah–Jakarta mengalami situasi darurat setelah menerima ancaman bom melalui email saat berada di udara. Pilot segera mengambil keputusan untuk mendarat di Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara, yang menjadi bandara terdekat, pada pukul 10.44 WIB.
Sekitar pukul 10.35 WIB, pilot menghubungi menara kontrol Kualanamu untuk mendarat darurat. Pukul 10.44 WIB: pesawat menyentuh landasan dengan selamat. Pukul 10.55 WIB: seluruh 442 penumpang, sebagian besar jamaah haji dari Depok dan Bekasi, dievakuasi ke ruang tunggu internasional.
Menindaklanjuti situasi tersebut, Angkasa Pura bersama Polri, TNI, dan Avsec langsung mengaktifkan Emergency Operation Center dan menurunkan tim Jihandak (penjinak bom) untuk menyisir seluruh pesawat—dari kabin hingga kargo.