Beberapa Faktor Penurunan Daya Beli Masyarakat Indonesia

April 2, 2025 - 18:16
2 dari 3 halaman

Pemutusan Hubungan Kerja (PHK): Pada awal 2025, hampir 14.000 pekerja formal kehilangan pekerjaan akibat penurunan di sektor manufaktur, yang berdampak pada pendapatan rumah tangga dan konsumsi. ​

Krisis Ekonomi Global: Kondisi ekonomi global yang tidak stabil turut mempengaruhi ekonomi domestik, menyebabkan ketidakpastian dan kehati-hatian dalam pengeluaran konsumen. ​

Kebijakan Pemerintah: Diskon tarif listrik sebesar 50% yang diberikan pemerintah selama Januari-Februari 2025, meskipun bertujuan untuk meningkatkan daya beli, justru berkontribusi pada deflasi dan mencerminkan lemahnya permintaan domestik.

Penurunan daya beli juga berdampak pada sektor bisnis dan keuangan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun hampir 4% pada Maret 2025, mencerminkan kekhawatiran investor terhadap melemahnya konsumsi domestik dan kebijakan pemerintah yang dianggap membebani anggaran.