Dosen IKH Medan Beri Edukasi Pencegahan DBD dan Pemantauan Lingkungan Sekolah di SMP Tahfiz Quran
Dalam penyuluhan ini dipaparkan, apabila remaja mengalami DBD maka akan menganggu produktifitas belajarnya. Sehingga, diperlukannya tindakan pencegahan dan penanggulangan dalam menghadapi masalah DBD tersebut.
DBD dapat dicegah dengan membudayakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3M Plus yang perlu terus dilakukan secara berkelanjutan sepanjang tahun khususnya pada musim penghujan.
Program PSN 3M, yaitu: Menguras/membersihkan, Menutup, dan Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular DBD. Adapun yang dimaksud dengan Plus yaitu menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air, menggunakan anti nyamuk, menggunakan kelambu saat tidur, memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk, menanam tanaman pengusir nyamuk, mengatur cahaya ventilasi dalam rumah dan menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi tempat istirahat nyamuk. Dalam penyuluhan tersebut dibahas apa itu DBD, penyebab DBD, cara mencegah DBD dengan menerapkan perilaku 3M Plus.
“Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini dapat menambah pengetahuan dan keterampilannya dalam Pencegahan DBD dengan membudayakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3M Plus dalam kehidupan sehari-hari)” ucap Yuniati.
Setelah mengikuti penyuluhan ini, remaja akan berusaha membudayakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3M Plus agar terhindar dari DBD.