3. Baik untuk ibu hamil
Kandungan folat yang tinggi pada lentil ternyata memberikan keistimewaan tersendiri bagi para ibu hamil. Folat merupakan senyawa penting yang dapat membantu mencegah cacat tabung saraf pada bayi yang baru lahir.
Vitamin esensial ini juga dipercaya dapat mengurangi risiko diabetes gestasional, yaitu diabetes yang hanya terjadi pada ibu hamil.
Pentingnya folat ketika hamil membuat Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika (CDC) merekomendasikan wanita berusia subuh mengonsumsi minimal 400 mcg asam folat atau folat setiap hari. Bahkan, ketika masuk masa kandungan dan menyusui, asupan tersebut bisa ditambah bila diperlukan.
4. BAB menjadi lebih lancar
Serat yang ada di dalam lentil, baik larut maupun tidak larut, adalah jawaban mengapa kacang ini baik untuk sistem pencernaan dan membantu kelancaran BAB. Bagi serat yang tidak dapat larut biasanya akan membantu pergerakan usus agar lebih teratur dan mencegah sembelit.
Selain mendukung pergerakan usus, makan lentil juga bermanfaat untuk pertumbuhan bakteri usus yang sehat. Bahkan, memasukkan jenis kacang-kacangan ini juga meningkatkan berat BAB dan fungsi usus secara keseluruhan.
Tidak perlu khawatir karena sama seperti kacang-kacang lainnya, kacang lentil tidak sulit untuk diolah. Anda bisa menambahkan lentil ke dalam sup mengingat teksturnya yang lunak dan rasanya yang gurih cocok dengan sup hangat. (sumber:hellosehat)