Warung Diskusi Mahasiswa Unimed: Ilmu dan Kesehatan Elemen Pembangun Masa Depan Anak Bangsa

August 2, 2025 - 11:01
1 dari 2 halaman

Labuhan Batu Utara, 1 Agustus 2025 – Upaya menyiapkan generasi emas Indonesia terus didorong dari berbagai lini, salah satunya melalui pendekatan edukatif dan dialogis yang melibatkan masyarakat secara langsung. Mahasiswa KKN Universitas Negeri Medan 2025 menggelar kegiatan Warung Diskusi bertema “Ilmu dan Kesehatan: Kunci Masa Depan Anak Indonesia”, yang dilaksanakan di Dusun XI Batu Juguk, Desa Kuala Beringin, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhan Batu Utara.

Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi lintas sektor yang mempertemukan pemangku kepentingan dari berbagai latar belakang: tenaga pendidik, medis, pemerhati anak, mahasiswa, hingga tokoh masyarakat. Sekretaris Desa Kuala Beringin hadir membuka kegiatan mewakili Kepala Desa, memberikan apresiasi atas terselenggaranya diskusi yang dinilai relevan dengan isu-isu strategis pembangunan sumber daya manusia di desa.

Diskusi menghadirkan tiga narasumber dengan perspektif saling melengkapi. Materi pertama disampaikan oleh dr. Rifan Ekaputra Nasution, CPS., CTPS., yang secara mendalam membahas isu stunting sebagai tantangan kesehatan yang masih menghantui tumbuh kembang anak di Indonesia. Menurutnya, stunting bukan sekadar masalah tinggi badan, tetapi merupakan indikator kegagalan gizi kronis yang berdampak pada perkembangan otak dan produktivitas anak.

Sesi kedua menghadirkan Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Labuhan Batu Utara, H. Idris Aritonang, S.Sos.I., yang mengangkat urgensi menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak, bebas dari kekerasan, serta menjamin hak dasar anak. Ia menyampaikan bahwa kecerdasan anak tidak akan tumbuh optimal tanpa lingkungan belajar yang menghargai martabat mereka. Ia juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam memastikan keberlanjutan pendidikan anak, tidak hanya secara formal, tetapi juga dari sisi pengasuhan dan pengawasan.