Alfatih-media.com-Sebuah laporan baru menyebutkan bahwa kemarau panjang di Somalia pada tahun 2022 diperkirakan telah merenggut nyawa 43.000 orang dan setengah dari mereka sepertinya anak berusia di bawah 5 tahun.
Ini adalah data korban jiwa resmi pertama yang diumumkan dalam masalah kekeringan yang melanda sebagian besar kawasan Tanduk Afrika, lapor Associated Press yang dilansir alfatih-media.com, Selasa (20/3/2023).
Sedikitnya 18.000 orang dan paling banyak 34.000 diperkirakan akan kehilangan nyawanya akibat kekeringan pada kurun enam bulan pertama tahun ini.
“Krisis ini jauh dari usai,” menurut laporan hasil penelitian yang dirilis hari Senin oleh organisasi di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa WHO dan UNICEF dan dilaksanakan oleh London School of Hygiene and Tropical Medicine.