Foto : Ilustrasi/int
3 dari 3 halaman
Kalimat fa innahum laa ya’lamun yang dibacakan nabi di atas menunjukkan bahwa nabi sangat memahami kondisi orang-orang yang menghina dan memukuli beliau. Mereka, bagi nabi, adalah orang-orang yang tidak mengetahui kemuliaan ajaran yang dibawa Nabi SAW. Jika mereka mengetahui, mereka pasti akan sadar dan merasa malu telah berbuat demikian.
Doa nabi saat dihina ini juga menjadi cambuk bagi kita bahwa nabi sendiri bukanlah seorang pendendam. Nabi mengajarkan kepada kita cara terbaik untuk berdakwah dan mengenalkan ajaran Islam. Bukan dengan kekerasan, melainkan dengan kasih sayang. (sumber:Islami.co)