Malaysia dan Turki Tingkatkan Hubungan Perdagangan

Alfatih-media.com-Menteri Perdagangan dan Industri Internasional Malaysia Mohamed Azmin Ali bertemu Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Kompleks Kepresidenan di Ankara untuk membahas peningkatan perdagangan.

Azmin Ali mengatakan, perdagangan bilateral Malaysia-Turki akan tumbuh lebih kuat dengan perluasan Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) antara kedua pemerintah.

Dalam pernyataannya pada Rabu (14/7/2021) malam, Kementerian Perdagangan dan Industri Internasional (MITI) Malaysia mengatakan Erdogan menggarisbawahi pentingnya meningkatkan hubungan perdagangan dan investasi yang ada antara Malaysia dan Turki, termasuk melalui Malaysia-Turkey FTA (MTFTA).

“Presiden mencatat bahwa potensi penuh volume perdagangan antara Malaysia dan Turki belum direalisasikan. Dia lebih lanjut menyoroti perlunya kedua negara untuk bekerja sama untuk meningkatkan volume perdagangan yang ada,” ungkap MITI.

Hadir dalam pertemuan tersebut antara lain, Menteri Perindustrian dan Teknologi Turki Mustafa Varank serta Duta Besar Turki untuk Malaysia Merve Safa Kavakcl.

“Presiden Erdogan menyatakan solidaritas Turki untuk bersama dengan Malaysia dalam mengekang pandemi Covid-19. Dia juga menunjukkan minat yang besar untuk bekerja sama dengan Malaysia untuk saling mengakui vaksinasi,” tulis MITI.

Dengan volume perdagangan yang terus menguntungkan Malaysia, Azmin Ali menggarisbawahi komitmen Malaysia untuk memungkinkan impor lebih lanjut dari Turki untuk mengakses pasar Malaysia.

Azmin Ali mencatat perluasan FTA yang ada akan menjadi sangat penting untuk memfasilitasi dan meningkatkan ekspor Turki ke Malaysia.

Di bidang pertahanan, MITI mengatakan kedua belah pihak telah sepakat meningkatkan inisiatif kerja sama saling menguntungkan yang akan membantu mendorong kemajuan teknologi di Malaysia dan Turki.

“Presiden Erdogan mencatat ada 14 Memorandum of Understanding (MoU) di bidang pertahanan yang saat ini sudah ada. Dia menekankan bahwa mewujudkan MoU ini sangat penting untuk memastikan bahwa kedua belah pihak benar-benar mendapatkan keuntungan dari pengaturan tersebut,” terang MITI.

Dikatakan pertemuan itu juga sepakat bahwa pengaturan perdagangan preferensial seperti perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP) dapat berfungsi sebagai alat integral bagi perusahaan Turki yang berinvestasi dan berlokasi di Malaysia karena dapat memperoleh manfaat dari preferensi yang diberikan dalam perjanjian ketika mengekspor ke ASEAN, Jepang, Korea, China, Australia dan Selandia Baru.

Malaysia dan Turki menandatangani deklarasi bersama perluasan MTFTA pada Selasa untuk mengejar perluasan perjanjian pada bidang layanan, investasi dan e-commerce.(berbagai sumber)

Latest Articles

Comments