Hj.Fitriani Manurung Prihatin Isu SARA di PDIP, "Ini Kemunduran Berpolitik"

September 25, 2025 - 22:20
1 dari 3 halaman

Medan,- Dinamika politik di tubuh DPC PDI Perjuangan Kota Medan mulai menghangat seiring akan bergulirnya pemilihan ketua. Namun, aroma kurang sedap justru muncul ketika isu SARA (suku, agama, ras, antargolongan) diduga coba dimainkan oleh pihak-pihak tertentu.

Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Dr. Hj. Fitriani Manurung, S.Pd, M.Pd, menyatakan keprihatinannya atas fenomena tersebut. Ia menilai, langkah itu bukan hanya tidak bermartabat, tetapi juga mencerminkan sikap berpolitik yang dangkal dan murahan.

“Cara-cara seperti itu jelas bukan tradisi politik PDI Perjuangan. Kita harus menjunjung tinggi adab, santun, dan etika. Membawa-bawa isu SARA hanyalah bentuk kemunduran dalam berpolitik,” tegas Fitriani, Kamis (25/09/2025).

Menurut Fitriani, kompetisi internal partai semestinya berjalan dalam koridor demokrasi yang sehat. Siapapun kader yang maju nantinya, selama sesuai garis perjuangan partai, harus dihormati. “PDI Perjuangan itu partai ideologis. Kita ditempa untuk disiplin organisasi dan taat pada keputusan partai, bukan untuk mengotori proses dengan isu-isu yang memecah belah,” ucapnya.