Tunisia Berharap Segera Capai Kesepakatan dengan IMF

Alfatih-media.com-Tunisia yang tengah mengalami krisis keuangan terburuk sedang berharap mencapai kesepakatan dan mendapatkan pinjaman Dana Moneter Internasional (IMF) dalam beberapa minggu mendatang.

“Ukurannya masih dalam negosiasi. Saya pikir itu akan berkisar antara USD 2 miliar dan USD 4 miliar. Kami berharap dapat mencapai kesepakatan tingkat staf dalam beberapa minggu mendatang,” kata Gubernur Bank Sentral Marouan Abassi Minggu (25/9/2022).

Pemerintah dan serikat buruh UGTT pekan lalu menandatangani kesepakatan untuk meningkatkan upah sektor publik sebesar 5 persen, sebuah langkah yang dapat meredakan ketegangan sosial. Tetapi mereka tidak mengumumkan kesepakatan lebih lanjut tentang reformasi yang diperlukan untuk bail-out IMF.

Abassi mengatakan kesepakatan upah merupakan langkah penting untuk negosiasi dengan IMF dan akan memberikan pandangan yang jelas tentang bobot upah dalam PDB di tahun-tahun mendatang.

“Ini akan memberi kita visi yang jelas tentang massa upah yang diperkirakan akan menurun di tahun-tahun mendatang,” ungkapnya. Fitch Ratings mengatakan bahwa perjanjian upah Tunisia meningkatkan kemungkinan kesepakatan IMF.

Abassi mengatakan kemungkinan kesepakatan akan membuka pintu untuk pembiayaan bilateral, termasuk dengan Jepang dan negara-negara Teluk. “Kami telah melakukan pembicaraan lanjutan dengan Arab Saudi tentang pembiayaan bilateral,” tambahnya.

IMF telah mengisyaratkan tidak akan bergerak maju dengan bail-out kecuali pemerintah membawa UGTT, yang memiliki lebih satu juta anggota dan sebelumnya telah memperlambat peekonomian karena pemogokan.

Tunisia sedang berjuang untuk menghidupkan kembali keuangan publiknya karena ketidakpuasan tumbuh atas inflasi yang mencapai hampir 9 persen dan kekurangan banyak makanan di toko-toko karena negara itu tidak mampu membayar beberapa impor. (berbagai sumber)

Latest Articles

Comments