Terbangun di Malam Hari? Baca Doa Ini Saat Hendak Tidur Lagi

Alfatih-media.com-Setiap kita pasti pernah merasakan bangun pada malam hari, entah karena ingin sekedar membuang hajat di toilet atau memang sengaja bangun malam untuk melakukan shalat sunah. Saat waktu masih malam, tentu sebagian dari kita akan tidur kembali sampai menjelang azan Subuh berkumandang. Saat terbangun di malam hari, dan kita ingin tidur kembali, Imam al-Suyuthi dalam Amalul Yaum wal Lailah menyebutkan dua riwayat hadis dari Abu Hurairah dan Ali bin Abi Thalib mengenai doa tersebut. Kedua sahabat dekat Nabi itu langsung mendengar dari Nabi.

Adapun riwayat Abu Hurairah adalah sebagaimana berikut.

باسمك اللهم وضعت جنبي وبك أرفعه، إن أمسكت نفسي فاغفرلها، وإن رددتها فاحفظها بما تحفظ به أحدا

من الصالحين

Bisimkallohumma wadho‘tu jambi, wa bika arfa‘uhu, in amskata nafsi faghfir laha, wa in rodadtaha fahfazha bima tahfazu bihi ahadam minas sholihin

Artinya:

Dengan menyebut nama-Mu ya Allah, aku baringkan tubuhku, dan dengan pertolongan-Mu, aku dapat bangun. Jika Engkau mencabut nyawaku, ampunilah. Namun jika Engkau masih memberikanku nyawa, jagalah sebagaimana Engkau menjaga setiap orang-orang saleh.

Sementara riwayat dari Ali bin Abi Thalib adalah sebagai berikut.

اللهم إني أعوذ بك بمعافاتك من عقوبتك، وأعوذ برضاك من سخطك، وأعوذ بك منك، اللهم لا أستطيع ثناء

عليك ولو حرصت، ولكن أثني عليك كما أثنيت على نفسك

 

Allohumma inni a‘udzu bika bi mu‘afatika min ‘uqubatika, wa a‘udzu bika bi ridhoka min sukthika, a‘udzu bika minka, allohumma la astathi‘u tsana’an ‘alaika wa lau harishtu, wa lakin utsni ‘alaika kama atsnaita ‘ala nafsik

Artinya:

Ya Allah, aku berlindung pada-Mu memohon pengampunan-Mu menghindar dari hukuman-Mu, berlindung dengan ridho-Mu menghindar dari murka-Mu. Aku berlindung pada-Mu agar dekat dengan-Mu. Ya Allah, aku tak mampu memuji-Mu walaupun aku bersemangat. Akan tetapi izinkanku memujimu sebagaimana Engkau memuji diri-Mu sendiri. (sumber:BincangSyariah.com)

Latest Articles

Comments