Sky Bridge Lapangan Merdeka Ke Stasiun KA Ditarget Siap Tahun Ini

MEDAN (alfatih-media.com)-Proyek sky bridge, jembatan penghubung (sky bridge) Lapangan Merdeka dengan Stasiun Besar Kereta Api, Medan sudah menunjukkan titik terang untuk dioperasionalkan. Rabu (17/7/2019) lalu, sejumlah pejabat terkait meninjau perkembangan pembangunan sky bridge.

Adapun pejabat terkait yang meninjau perkembangan pembangunan sky bridge diantaranya, Kepala Bidang Lalu Lintas dan Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Kota Medan, Suriono, Manager Humas PT KAI Divre I SU, M Ilud Siregar, Manager Railink Cabang Medan Arliandy dan sejumlah pejabat lainnya.

Kepala Bidang Lalu Lintas dan Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Kota Medan, Suriono usai meninjau sky bridge mengakui, dari hasil peninjauan memang ada beberapa bagian yang mengalami kerusakan seperti, plafon tangga eskalatornya. Untuk itu, pihaknya yang mewakili Pemerintah Kota Medan membutuhkan waktu lagi untuk memperbaikinya.

“Tadi, kita sudah rapat koordinasi di kantor Wali Kota dan disepakati akan lakukan tinjauan di lapangan. Untuk itulah, kita langsung ke lapangan bersama manajemen PT KAI melihat situasi real (nyata) di lapangan. Dan setelah kita lihat, memang ada beberapa bagian yang mengalami kerusakan baik plafon dan eskalatornya. Saya kira nanti kita butuh waktu untuk masa perbaikan dan disepakati dari Dinas Perumahan dan Pemukiman yang akan melaksanaan perbaikannya,”katanya kepada wartawan usai melakukan peninjauan, kemarin.

Suriono tak menampik, jika proses pembangunan sky bridge sempat terhenti setelah empat tahun berjalan. Meskipun enggan menjelaskan alasannya, namun dia mengaku, jika ada permasalahan teknis yang menjadi kendala pembangunan sky bridge.

“Tidak tahu, tapi yang jelas ada permasalahan teknis saja. Jika perbaikan sudah selesai, maka akan segera dioperasionalkan,”ujarnya.

Menurutnya, meskipun belum ada kejadian kecelakaan lalu lintas di depan stasiun besar kereta api, Medan, namun sky bridge penting untuk segera dioperasionalkan. Selain untuk mengurai kemacetan yang sering terjadi di depan stasiun besar kereta api, Medan, sky bridge juga berguna untuk menghindari kecelakaan lalu lintas.

“Sampai saat ini belum ada informasi ada kecelakaan di depan stasiun kereta api ini, tapi sky bridge ini penting. Karena, kita melihat masyarakat yang menyebrang dari bawah sangat rawan kecelakaan dan juga menghambat kelancaran arus lalu lintas. Tapi, jika sky bridge ini bisa difungsikan, otomatis yang di bawah akan berkurang yang menyebrang, sehingga sisi keselamatan penyebrang bisa diprioritaskan,”jelasnya.

Untuk itu lanjutnya, pihaknya menargetkan sky bridge bisa dioperasionalkan tahun 2019 ini juga. “Ini untuk pelayanan Perda kota Medan yang menggunakan kereta api baik untuk bandara dan angkutan regular. Saya kira ini lebih difungsikan untuk melayani masyarakat. Nanti akan di pasang rambu-rambu sebagai petunjuk menuju ke Railink atau kereta api dan petugas akan mengarahkannya,”katanya.

Jika dioperasionalkan katanya, nantinya akan ada penandatangan MoU (Memorandum of Understanding) antarapihak  PT KAI dan Pemko Medan.

Sementara itu, Manager Humas PT KAI Divre I Sumut, M Ilud Siregar mendukung program Pemko Medan yang akan mengoperasionalkan sky bridge sebagai jembatan penghubung dari tempat parker menuju ke stasiun besar kereta api, Medan.

“Dalam rangka meningkatkan pelayanan dan keselamatan bagi masyarakat, terutama yang menggunakan angkutan kereta api. Tadi sudah dilihat pintu sudah dibuka, dan kita siap mendukung pengoperasian skybridge. Salah satu kerja sama PT KAI bersama pemko ialah dimana telah ada tempat parkir di depan stasiun kereta api di area lapangan merdeka sisi timur. Selanjutnya kita ingin mengingkatkan pelayanan kita kepada masyarakat yang parkir di lapangan merdek karenaya kita berkordinasi degan pemko untum bisa mengoptimalisasikan skybridge,”ucapnya. (ef/foto:alfatih)

 

 

Latest Articles

Comments