Resep Nabi Agar Kau Disayangi

Alfatih-media.com-Saling mencintai dan menyayangi seharusnya sudah menjadi suatu kebiasaan bagi setiap insan. Bahkan sejatinya cinta dan kasih sayang adalah naluri yang Allah swt. berikan kepada hambaNya yang harus terus dipupuk setiap saat.

Sehingga tidak heran jika orang tua akan mencurahkan cinta kasihnya kepada putra-putrinya. Menjaganya, merawatnya, dan mengasihinya. Salah satu ekspresi cintanya pun ditunjukkan dengan seringnya mereka mencium dan memeluk anak-anaknya.

Maka, sang anak pun akan membalasnya dengan juga mengasihi dan mencintai orang tuanya. Karena orang yang mau menyayangi, maka ia pasti akan disayangi. Hal ini pun telah diajarkan Nabi saw. di dalam hadisnya.

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَبَّلَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْحَسَنَ بْنَ عَلِيٍّ وَعِنْدَهُ الأَقْرَعُ بْنُ حَابِسٍ

التَّمِيميُّ جَالِسًا فَقَالَ الأَقْرَعُ: إِنَّ لِي عَشَرَةً مِنَ الْولَدِ مَا قَبَّلْتُ مِنْهُمْ أَحَدًا فَنَظَرَ إِلَيْهِ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ

وَسَلَّمَ ثُمَّ قَالَ: مَنْ لاَ يَرْحَمُ لاَ يُرْحَمُ.  (رواه البخاري ومسلم

Dari Abu Hurairah r.a. ia berkata, Rasulullah saw. (suatu hari) mencium Hasan bin Ali (cucunya) dan Al-Aqra’ bin Habis At-Tamimi sedang duduk di samping beliau. Lalu Al-Aqra’ berkata, “Sungguh aku mempunyai sepuluh anak yang tidak pernah aku cium satu pun di antara mereka.” Rasulullah saw. pun melihatnya, kemudian beliau bersabda, “Orang yang tidak mau menyayangi, maka ia tidak akan disayangi.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Hadis tersebut menunjukkan kepada kita betapa Rasulullah saw. adalah sosok yang sangat penyayang. Khususnya kepada cucu-cucunya. Hal ini pun diekspresikan beliau dengan ketidak engganannya untuk mencium cucunya. Bahkan di dalam hadis lainnya juga terdapat riwayat bahwa beliau mau menggendong cucunya saat shalat.

Hadis tersebut juga mengajarkan kita bahwa betapa rasa cinta dan kasih sayang tidak butuh sesuatu yang mahal. Cukup dengan menunjukkannya lewat hal-hal yang sederhana. Yakni bisa dengan bentuk perhatian, pelukan kecil, dan ciuman hangat.

Sehingga dengan perhatian-perhatian sederhana tersebut dapat menumbuhkan rasa saling mencintai dan menyayangi. Oleh karena itu, jika kalian ingin dicintai dan disayangi, maka belajarlah untuk dapat mencintai dan menyayangi orang lain. Karena kata Rasulullah saw. orang yang tidak mau menyayangi, maka ia tidak akan disayangi. Wa Allahu A’lam bis Shawab. (sumber:bincangsyariah)

 

Latest Articles

Comments