Porsi Berita Pendidikan Di Media Masih Rendah

PARAPAT (media-alfatih.com)-Porsi berita tentang pendidikan di media dinilai masih rendah. Bahkan, pemberitaan pendidikan lebih dominan disajikan media lokal. Hal itu dikatakan oleh Excecutive Producer BeritaSatu TV Denny Setiawan Batubara pada kegiatan Kemah Kerja Jurnalistik bagi jurnalis kampus di kantor Humas, Protokoler dan Promosi USU di Hotel Niagara, Parapat, Jumat (15/11/2019).

Kemah Kerja Jurnalistik bagi jurnalis kampus ini berlangsung dari 15-17 November 2019. Denny yang menyampaikan materi Media dan Perguruan tTnggi, Sinergi untuk Peradaban menambahkan, banyak faktor yang menyebabkan rendahnya pemberitaan pendidikan antara lain media tidak memberikan fokus utama berita pendidikan.

"Atau saat berita diterbitkan sedikit yang membaca. Hanya beberapa media yang khusus memberitakan pendidikan, " jelasnya.

Dikatakannya, isu pendidikan masih kalah dibandingkan isu politik dan kriminal. Sehingga publik tidak tertarik dengan berita pendidikan. Faktor lain, lanjutnya, media tidak memberikan fokus utama berita pendidikan. Atau saat berita diterbitkan sedikit yang membaca. Hanya beberapa media yang khusus memberitakan pendidikan.

"Berita USU muncul tidak terkait dengan pendidikan. Misalnya berita kecelakaan yang terjadi di kawasan USU. Tentu tidak terkait dengan kinerja dan prestasi," katanya.

Denny juga menyebutkan hasil riset di Amerika tahun 2019, porsi berita pendidikan hanya 1,4 persen. Angka tersebut tidak jauh berbeda dengan Indonesia meski belum ada penelitiannya. Denny melanjutkan, berita pendidikan di Indonesia didominasi oleh berita penerimaan mahasiswa baru, non headline.

"Keberhasilan USU dari upaya civitas akademika, tapi kinerja itu tidak ada apa apa tanpa publikasi. Media sangat berperan dan penilaian publik yang menentukan. Bagaimana publik tahu, tentu dari media. Makanya USU tidak bisa lepas dari media. Peran dari media sangat dibutuhkan, " jelasnya. (ef/foto: alfatih)

Latest Articles

Comments