Perkembangan Islam di Brazil

Alfatih-media.com-Sejarah Islam di Brazil dimulai dengan masuknya budak-budak dari Afrika Barat, termasuk Hausa, Malinkes, dan Yoruba. Budak Muslim ini sebagian besar menjadi korban situasi politik di Nigeria. Ketidakstabilan dan perang yang terkait dengan pembentukan Kekhalifahan Sokoto menghasilkan ribuan budak Hausa. Budak Muslim juga ditangkap selama perang internal Kekaisaran Yoruba Oyo di selatan. Namun, Muslim Brasil awal tidak hanya mewakili satu atau dua kelompok etnis, tetapi banyak, termasuk orang Afrika yang masuk Islam di Brasil.

Sejak tahun 1550, orang Portugis telah menggunakan budak bangsa Afrika untuk bekerja di kebun tebu yang sebelumnya dimusnahkan oleh penduduk setempat. Brazil menerima 37% dari seluruh budak Afrika yang diperdagangkan, berjumlah sekitar 3 juta orang.

Menurut statistik data Brasil pada tahun 2010 terdapat 35.207 Muslim yang berdiam di Brasil atau 0.02 persen dari total populasi Brasil adalah pemeluk Islam. Kebanyakan penduduk Muslim berdiam di daerah São Paulo dan Paraná. Sebagian besar dari mereka merupakan imigran Lebanon yang berhijrah dari negara asal mereka akibat perang saudara Lebanon.

Walaupun demikian, surat kabar di sana pernah mencatat jumlah penduduk Muslim di Brasil sekitar 56.000 sampai 70.000. Otoritas Muslim Brazil juga memberikan jawaban yang lebih besar yaitu 1.500.000 jiwa atau 0.7 persen dari total populasi Brazil adalah pemeluk Islam. Jumlah ini tentunya termasuk penganut setempat. Menurut sensus 2021, terdapat 767.583 muslim di Brasil, membentuk 0.36 persen dari total populasi.

Saat ini ada sekitar 150 Masjid yang tersebar di seantero Brazil dan jumlahnya terus bertambah. Di Sao Paulo sendiri, jumlah masjid adalah 8 masjid. 7 masjid merupakan masjid Sunni dan 1 masjid merupakan masjid Syiah.

Sebagian sarjana menyatakan bahwa Brasil merupakan negara Amerika yang paling banyak menerima orang Muslim berbangsa Afrika yang telah diperbudak. Pada tahun 1835 di Bahia, Muslim berbagai bangsa pernah mengadakan suatu pemberontakan.

Peristiwa itu telah menyebabkan banyak orang terbunuh. Semenjak itu, pihak Portugis telah mengadakan langkah berjaga-jaga terhadap Afro-Muslim, termasuk memaksa mereka menganut agama Katolik. Walaupun demikian, komunitas Muslim di Brasil tidak dapat dienyahkan begitu saja. Hingga tahun 1900, dicatat masih terdapat 10.000 Afro Muslim yang hidup negara Brasil.

Populasi Muslim Brasil saat ini sebagian besar terdiri dari Suriah, Lebanon, dan Arab Palestina dan keturunan mereka dengan sejumlah kecil migran Afrika dan mualaf Brasil. (berbagai sumber)

Latest Articles

Comments