Pastikan Keamanan Pasokan BBM dan LPG, Pertamina MOR I Apel Siaga

MEDAN (alfatih-media.com)-Untuk memastikan keamanan pasokan BBM dan LPG di seluruh wilayah Indonesia, PT Pertamina (Persero) menggelar Apel Siaga untuk mengantisipasi gangguan terhadap sarana dan fasilitas Pertamina di Terminal BBM (TBBM) Instalasi Medan Group (IMG) pada Rabu (10/4).

Apel siaga ini dipimpin langsung oleh Direktur Pemasaran Korporat, Basuki Trikora Putra dan diikuti oleh pekerja TBBM Medan Group, serta perwakilan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Medan.

Dalam sambutannya, Basuki mengungkapkan, Pemilu merupakan agenda nasional yang harus didukung bersama.

"Seluruh pekerja Pertamina dan juga mitra kerja baik yang di kantor region maupun area operasional seperti TBBM, Terminal LPG, DPPU serta Lembaga Penyalur agar tetap melakukan kegiatan operasional Pertamina dengan sebaik-baiknya,"kata Basuki.

Pertamina, lanjut Basuki, juga meningkatkan kewaspadaan dan keamanan melalui koordinasi dengan aparat terkait seperti TNI / Polri.

"Untuk itu, pekerja Pertamina harus menjaga kesehatan fisik, mental dan lingkungan kerja agar tetap kondusif," ujarnya.

Selain di TBBM IMG, apel siaga juga serentak dilaksanakan di unit operasi Pertamina MOR I dari Sabang hingga Natuna di hari yang sama yakni, Kamis (11/4/2019). Sebanyak 18 TBBM bersama mitra TNI dan Polri, melakukan apel serupa. Termasuk di wilayah terpencil seperti TBBM Teluk Kabil, TBBM Gunung Sitoli, TBBM Tanjung Uban dan TBBM Simeulue.

Sementara itu Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman menyatakan, Pertamina telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pemilu sejak 18 Februari 2019 yang bekerja 24 jam untuk memastikan keamanan stok dan suplai BBM serta LPG, sehingga mendukung kelancaran Pemilu yang aman dan damai.

“Satgas Pemilu ini merupakan yang pertama kali, karena pelaksanaan Pemilu serentak dan gabungan juga baru pertama kali dalam sejarah Indonesia,” katanya. 

Fajriyah menambahkan, selain memastikan pasokan dan penyaluran BBM dan LPG, Pertamina telah berkoordinasi dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk memastikan keamanan di seluruh sarana dan fasilitas operasi Pertamina yang merupakan Objek Vital Nasional.

“Kesiapan dan pasokan energi menjadi hal strategis yang harus tetap kita amankan. Pertamina akan didukung penuh penuh oleh Polri dan TNI,” tegas Fajriyah.

Satgas Pemilu, lanjut Fajriyah, melibatkan Kantor Pusat, Unit Bisnis, Unit Operasi dan Anak Perusahaan di seluruh Indonesia. Satgas ini akan bekerja hingga akhir April 2019, untuk memastikan kebutuhan energi selama proses Pemilu hingga rekapitulasi penghitungan suara terpenuhi dengan baik.

“Kita sama - sama harus memahami bahwa Pertamina adalah BUMN yang menjadi andalan negara, baik dalam menjaga ketahanan energi nasional maupun pendapatan negara, pajak dan sebagainya,” imbuh Fajriyah. 

Selain itu, Pertamina juga membuka layanan pengaduan dan informasi masyarakat yang dibuka 24 jam melalu Call Center Pertamina 135. Masyarakat yang membutuhkan informasi seputar produk-produk Pertamina seperti BBM, LPG dan Pelumas atau ingin melaporkan kondisi BBM dan LPG di satu wilayah bisa menghubungi nomor telepon 135. (ef/foto:ist)

Latest Articles

Comments