Naikkan Kelas UMKM, Pertamina Bantu Pengurusan Izin Usaha

DELI SERDANG (alfatih-media.com)– Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2018 lalu, jumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mencapai 58,97 juta. Namun, diperkirakan hanya 40 persen saja yang masih  mengantongi izin usaha.

Untuk itu, dalam rangka membantu UMKM memiliki izin usaha, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I menggelar program Pengurusan Izin Usaha UMKM untuk mitra binaannya di Sumatera Utara. Menggandeng Dinas Perindustrian dan Perdangangan (Disperindag) Kabupaten Deli Serdang dan Rumah Zakat, kegiatan ini diluncurkan di gedung Pengembangan Produk Unggulan Daerah (P3UD), Tanjung Morawa, Jumat (08/11).

“Pengusaha UMKM memang kerap abai mengurus izin usaha. Entah karena tidak dirasa penting, atau merasa ribet mengurusnya. Padahal, izin usaha punya manfaat besar bagi UMK. Dalam kegiatan ini, kami membantu dan mendampingi UMKM mitra binaan dalam mengurus izin usaha. Semua biaya ditanggung Pertamina. Tujuannya agar UMKM bisa naik kelas, memgembangkan usahanya lebih baik lagi," kata Unit Manager Comm, Rel & CSR MOR I. Roby Hervindo, kemarin.

Dia menyebutkan, sedikitnya ada 30 pelaku UMKM yang menjadi peserta program Pengurusan Izin Usaha UMKM.

 

“Mereka adalah mitra binaan Program Kemitraan (PK) Pertamina dari wilayah Kabupaten Deli Serdang, Tapanuli Tengah, Langkat dan Kota Medan,”sebutnya.

Kepala Disperindag Deli Serdang, Ramlan Refis, mendukung kegiatan yang diselenggarakan oleh Pertamina MOR I.

"Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para UKM bisa segera mengurus perizinan usahanya. Bila memiliki izin, akan mudah bagi mereka untuk mengembangkan usahanya dan berjualan pun menjadi tenang,” kata Refis.

Sementara itu, Pimpinan Rumah Zakat Medan Yunus Azis menjelaskan, dalam kegiatan ini pihaknya memberikan penjelasan tentang pelaksanakan teknis pengurusan izin usaha.

"Ada beragam jenis izin usaha yang kami bantu dan bimbing pengurusanya. Diantaranya Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK), Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), juga label Halal dari MUI," jelasnya.

Memiliki izin usaha jelasnya, sebenarnya memiliki banyak manfaat untuk pelaku UMKM. Dengan mengantongi izin usaha, pelaku UMKM akan lebih mudah mendapat akses pendampingan usaha. Juga memudahkan mendapat program pemberdayaan.

“Beberapa jenis izin usaha, seperti PIRT dan label Halal MUI, bahkan dapat berdampak langsung pada peningkatan penjualan UMKM. Peneliti dari Universitas Brawijaya menemukan bahwa label halal berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian,”jelasnya.

Pada kesempatan ini, PT Pertamina MOR I juga mensosialisasikan Program Kemitraan (PK) Pertamina, khususnya bagi pelaku UMKM di Deli Serdang. PK merupakan bantuan berupa pinjaman modal usaha sebesar maksimal 200 juta rupiah. Dengan waktu pengembalian hingga 36 bulan.

Pinjaman modal dari Pertamina, dikenakan bunga administrasi sangat ringan, hanya tiga persen. Biaya administrasi ini, tidak menjadi pendapatan bagi Pertamina. Melainkan  digunakan untuk pembimbingan dan pengembangan usaha mitra binaan Pertamina.

“Melalui sosialisasi ini, Pertamina terus membuka kesempatan bagi UMKM yang ingin bergabung menjadi mitra binaan kami. Pendaftaran untuk menjadi mitra binaan bisa dilakukan dengan melakukan pengisian formulir,” tutur Roby. (ef/foto:ist)

Latest Articles

Comments