Mengenal Nama-nama Hewan Milik Nabi

Alfatih-media.com-Sebagian besar orang akan memberikan nama panggilan khusus untuk binatang peliharaannya. Begitu pula dengan Nabi Muhammad saw. Beliau pun memberikan nama panggilan khusus untuk kuda, bighal, keledai, unta dan kambingnya. Siapakah nama-nama yang diberikan Nabi saw. untuk mereka?

  1. Al-Sakh.

Al-Sakh adalah nama kuda yang semula bernama Al-Dhars ketika pertama kali dibeli Nabi saw. dari seorang badui Bani Fazarah. Kuda ini pertama kali dipakai Nabi saw. pada perang Uhud. Pada waktu itu, kaum muslimin hanya memiliki dua ekor kuda, yaitu kuda Nabi saw. tersebut, dan kuda milik Abu Burdah bin Niyar yang diberi nama Malamih.

  1. Al-Murtajaz.

Al-Murtajaz juga nama kuda Nabi saw. yang dibelinya dari seorang badui Bani Murah.

  1. Lizaz

Lizaz adalah nama kuda Nabi saw. yang merupakan hadiah dari Al-Muqauqis, penguasa Kopti (Mesir).

  1. Al-Lahif.

Al-Lahif juga merupakan nama kuda Nabi saw. hadiah dari Abu Al-Barra.

  1. Al-Dharib.

Al-Dharib adalah seekor kuda milik Nabi saw. hadiah dari Farwah bin ‘Umair Al-Judzami.

  1. Al-Ward.

Al-Ward adalah nama kuda Nabi saw. hadiah dari Tamim Al-Dari. Namun kuda ini kemudian beliau berikan kepada Umar bin al-Khattab.

  1. Duldul

Duldul merupakan nama bighal milik Nabi saw. hadiah dari Al-Muqauqis. Bighal adalah hewan yang lahir dari perkawinan antara kuda dan keledai.

  1. Fidhadhah

Fidhadhah juga merupakan nama bighal milik Nabi saw. hadiah dari Farwah bin ‘Amr. Namun kemudian Fidhadhah tersebut diberikan Nabi saw. kepada Abu Bakar.

  1. Ufair

Ufair adalah nama keledai milik Nabi saw. hadiah dari Al-Muqauqis.

  1. Ya’fur.

Nabi saw. juga memiliki keledai bernama Ya’fur.

  1. Al-Qashwa.

Al-Qashwa adalah nama unta milik Nabi saw. Beliau membelinya dari Abu Bakar seharga empat ratus dirham. Ternyata Abu Bakar sebelumnya membeli Al-Qashwa dari keluarga Bani Al-Haris. Disamping dipanggil Al-Qashwa, unta ini juga dipanggil Al-Jad’a dan Al-Adhba.

Al-Qashwa disamping sebagai kendaraan Nabi saw., ia juga sering diikutsertakan dalam pacuan unta, dan selalu menang. Namun, suatu saat Al-Qashwa kalah, dan para sahabat pun resah. Mereka tidak percaya jika unta milik Nabi saw. dapat dikalahkan oleh unta lain. Namun, Nabi saw. justru berkomentar, “Benar bagi Allah. Tidak ada urusan dunia ini yang menanjak tinggi kecuali akan direndahkan oleh Allah.”

  1. Al-’Aris.

Al-‘Aris adalah salah satu nama unta perahan milik Nabi saw. yang diberikan kepada Ummu Salamah, istri beliau.

  1. As-Samra.

As-Samra adalah nama unta perahan milik Nabi saw, yang sangat deras air susunya yang beliau berikan kepada Aisyah.

  1. Burdah

Burdah adalah nama unta perahan milik Nabi saw, hadiah dari Ad-Dhahhak bin Sufyan Al-Kilabi. Burdah merupakan jenis unta yang bagus sekali, air susunya sangat deras dan banyak seperti dua ekor unta biasa.

Unta ini selalu digembala oleh Hind dan Asma secara bergantian. Kadang-kadang di lereng Gunung Uhud, dan kadang di Al-Jamma. Petang hari Hind atau Asma pulang ke rumah Ummu Salamah dengan membawa kayu bakar. Esok paginya unta itu diperah susunya, kemudian disajikan untuk Nabi saw. dan para tamunya, baru sisanya kemudian dibagikan kepada keluarga beliau.

  1. Ajwah
  2. Zamzam
  3. Suqyah
  4. Barakah
  5. Warisah
  6. Itla
  7. Itraf

Nama-nama dari nomer 15 sampai 21 adalah nama kambing perah milik Nabi saw yang digembala oleh Ummu Aiman di lereng-lereng gunung Uhud.

  1. Qomar

Qomar adalah nama seekor domba milik Nabi saw. Suatu hari Nabi saw. bertanya kepada para sahabat, di mana Qomar?”. Mereka menjawab, “Sudah mati, wahai Rasulullah.” “Lalu kamu gunakan untuk apa kulitnya?” tanya Nabi saw. lagi. “Semuanya sudah menjadi bangkai.”jawab mereka. “Bukan begitu, kulitnya bisa suci jika disamak.” Jelas Nabi.

(Tulisan ini diadaptasi dari artikel Ekonomi Keluarga Nabi saw. karya KH. Ali Mustafa Ya’qub (alm) dalam buku Islam Masa Kini. halaman 72-75) (sumber :bincangsyariah)

Latest Articles

Comments