Memelihara Tubuh Secara Islami

Alfatih-media.com-Dalam berbagai hadis, disebutkan bahwa Rasulullah merupakan sosok yang berpostur ideal. Beliau tidak terlalu tinggi, dan tidak terlalu pendek. Beliau juga tidak terlalu kurus, dan juga tidak gendut. Melihat ciri tersebut, kita bisa menemukan korelasi bahwa Rasullah memelihara tubuh secara Islami.

Sebenarnya, apa itu memelihara tubuh? Yakni memeliharanya dari segi kesehatan, kebersihan, juga memeliharanya dari kegiatan-kegiatan yang mendekati maksiat. Misalnya saja, dalam sebuah hadis Rasullah pernah menganjurkan agar kita memakan apa-apa yang baik dan halal. Dalam hadis lain, Rasullah juga menyebut dalam redaksinya:

“Ya ayyuhallazina amanu kuluu min thayibatin ma razaqnakum,”

Artinya: Wahai orang-orang beriman, makanlah hal-hal yang baik dari rezeki yang kami berikan pada kalian,”

Apa itu makanan yang baik yang dimaksud Rasulullah? Hal pertama ialah makanan tersebut harus bersifat halal, mengandung vitamin, protein, serat, nutrisi, serta dimakan tidak dalam porsi yang berlebihan. Hal terakhir menjadi penting karena dalam hadis, Rasulullah juga pernah menyebut bahwa apa-apa yang dilakukan secara berlebihan adalah tidak baik.

Makan secara berlebihan diketahui akan mengundang banyak penyakit. Yang mana itu artinya kita telah menzalimi tubuh kita sendiri. Perlu diingat, apapun yang kita punya di dunia ini termasuk tubuh kita adalah titipan dari Allah swt. Artinya, kita diamanahkan Allah berupa tubuh ini untuk dijaga sebaik-baiknya, menyakiti tubuh dengan cara apapun tak dibenarkan dalam Islam.

Selain tak makan berlebihan, Rasulullah juga memilih makanan-makanan terbaik yang hendak disantap. Sebut saja kurma Ajwa, atau yang biasa dikenal oleh kita dengan nama Kurma Nabi. Keutaman kurma Ajwa bahkan diabadikan dalam hadis, Rasulullah memuji jenis buah tersebut karena kualitasnya. Kurma Ajwa dikenal sebagai buah yang rendah gula dan juga mengandung nutrisi yang seimbang.

Selain memilih makanan terbaik yang akan kita konsumsi, memelihara tubuh juga harus diiringi dengan olahraga yang teratur. Mungkin kalimat tersebut terdengar biasa, namun pada hakikatnya jika dijalankan maka akan memberi dampak yang sangat baik untuk tubuh. Olahraga yang teratur dapat meningkatkan dan memperlancar metabolisme tubuh, dan tentu saja menjauhkan kita dari penyakit.

Hal lainnya yang tak kalah penting dalam hal memelihara tubuh ialah berpuasa. Berpuasa adalah kegitan spritual dan kesehatan. Berpuasa dalam banyak penelitian yang dilakukan para ahli, justru membuat tubuh semakin sehat. Contoh, banyak sekali orang yang punya penyakit maag justru sembuh ketika ia menjalankan puasa. Terlebih dalam Islam, terdapat banyak puasa sunnah yang bisa dilakukan sesuai kapasitas kita. Dan perlu dicatat, dalam berbuka puasa, Rasulullah tidak menganjurkan kita berbuka dengan yang manis. Rasul hanya menganjurkan kita untuk berbuka dengan buah yang masak, atau buah yang belum dicampur dengan metode masak. Belum dijadikan es campur, belum dijadikan kolak manis, dan masih segar rupa utamanya.

Hal yang dianjurkan Rasul itu sejalan dengan penelitian medis yang mengatakan bahwa berbuka dengan gula, atau manis, justru akan meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh berkali-kali lipat.

Jika kita sudah mampu memelihara tubuh kita dari segi kesehatan, maka sudah barang tentu kita harus memeliharanya dari kegiatan-kegiatan maksiat. Jangan sampai kaki, tangan, telinga, ataupun anggota tubuh kita lainnya kita gunakan ke dalam hal-hal yang mengarah pada dosa. Semoga dengan memelihara tubuh kita dengan baik, Allah juga memelihara niat kita dari tindakan-tindakan negatif. (sumber:bincangsyariah)

Latest Articles

Comments