Makanan yang Wajib Ada untuk Anak Sahur dan Berbuka Puasa

Alfatih-media.com-Selama bulan Ramadan, tubuh membutuhkan asupan nutrisi dan vitamin dari makanan yang dikonsumsi ketika buka puasa dan sahur. Nah, tidak hanya orang dewasa saja yang memerlukan hal tersebut, anak pun tidak kalah penting untuk tetap menjaga konsumsi makanannya. Oleh karena itu, ini dia beberapa makanan yang wajib ada untuk Si Buah Hati saat buka puasa dan sahur. 

Pada saat menjalankan ibadah puasa, hampir semua anak malas untuk makan saat sahur karena mengantuk. Akan tetapi, hal tersebut tidak boleh dibiarkan. Pada saat sahur, tubuh anak harus dicukupi oleh berbagai jenis makanan agar mereka kuat menjalankan ibadah puasanya.

Selain itu, orangtua pun harus memerhatikan menu makanan yang disediakan saat berbuka puasa. Ini karena sahur dan buka puasa adalah kesempatan Si Buah Hati untuk mendapatkan asupan nutrisi yang lengkap. Oleh karena itu, penting sekali menghadirkan berbagai jenis makanan yang wajib untuk mereka konsumsi saat sahur dan buka puasa.

Makanan pokok

Makanan pokok seperti nasi atau kentang adalah menu yang paling wajib anak anda konsumsi ketika sahur dan buka puasa.

Nasi adalah makanan pokok yang wajib ada, terutama di Indonesia. Selain mengandung karbohidrat tinggi dan memberikan tenaga, nasi juga mencukupi kebutuhan zat besi harian Anda. Sebuah penelitian dalam International Journal of Neuropharmacology tahun 2016 pun menunjukkan bahwa nasi bisa meningkatkan kualitas tidur dan bermanfaat bagi kesehatan otak.

Menurut Permenkes No. 41 tahun 2014 tentang Pedoman Gizi Seimbang, kandungan gizi 100 gram nasi kurang lebih yaitu 175 kalori, 4 gram protein, dan 40 gram karbohidrat.

Jika Si Buah Hati malas makan nasi, Anda bisa menggantinya dengan kentang berukuran sedang sebanyak 2 buah atau roti putih sebanyak 3 irisan. Kandungan antioksidan yang ada di kentang juga melindungi anak Anda dari berbagai penyakit ketika berpuasa. Nah, lternative lain yang bisa Anda pilih untuk mereka adalah talas, jagung, atau singkong pun dapat menjadi menu makanan untuk buka puasa dan sahur.

Lauk hewani

Sumber protein hewani seperti daging ayam, daging sapi, dan telur pun wajib hadir ketika berbuka dan sahur. Pasalnya, protein penting bagi tumbuh kembang anak. Protein juga membuat anak kenyang lebih lama karena zat gizi ini dicerna lebih lambat dalam tubuh. Oleh karena itu, mencukupi asupan protein di bulan Ramadan merupakan langkah yang bijak.

Usahakan untuk menyediakan protein hewani seperti telur dan daging. Keduanya memproduksi asam amino yang penting bagi anak. Akan tetapi, mengonsumsi makanan berprotein pun harus ada batasnya. Ini dia kebutuhan protein Anak yang harus dipenuhi berdasarkan usianya.

Sayur-mayur

Sayuran adalah sumber serat yang penting untuk memenuhi nutrisi harian Si Buah Hati selama berpuasa. Oleh karena itu, penting sekali untuk menghadirkan sayuran saat buka puasa dan sahur.

Selain memberikan energi ketika berpuasa, kandungan serat dan antioksidan dari sayuran dapat mencegah sembelit dan menangkal radikal bebas. Serat dalam sayuran juga dapat membantu menahan makanan lebih lama dalam pencernaan sehingga anak tidak akan cepat kelaparan lagi. Oleh karena itu, sayur-mayur menjadi bagian dari makanan yang harus ada untuk anak saat buka puasa dan sahur.

Nah, sayuran pun juga mengandung air yang cukup banyak, sehingga bisa membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh anak, di samping minum air putih tentunya.

Buah-buahan

Bukan sebagai pelengkap, buah-buahan pun menjadi makanan yang wajib ada saat sahur dan buka puasa, terutama untuk Si Buah Hati.

Agar anak anda mau makan buah yang kaya akan antioksidan, vitamin, dan air ini, ada beberapa tips yang bisa disontek:

  • Tambahkan buah pada sereal/ yogurt anak pada saat sahur
  • Ajak anak memilih buah ketika berbelanja 
  • Buat salad buah segar atau es buah sehat untuk takjil saat berbuka

Buah yang berwarna terang atau pekat, seperti stroberi dan buah naga merah ternyata mengandung antioksidan yang cukup tinggi. Ibadah puasa Si Buah Hati lancar, asupan nutrisi pun terpenuhi. 

Susu

Dalam Pedoman Gizi Seimbang, susu bukanlah sebagai minuman pelengkap gizi anak, melainkan menu yang wajib dikonsumsi. Maka, setelah buka puasa dan saat sahur sebaiknya berikan anak segelas susu.

Susu kaya akan kalsium, vitamin, zat besi, serta protein. Kalsium sendiri bermanfaat untuk memaksimalkan pertumbuhan tulang selama masa kanak-kanak. Selain itu, susu juga membantu menyediakan energi sekaligus meningkatkan daya tahan tubuh Si Buah Hati agar kuat menjalankan ibadah puasanya. (sumber:hellosehat)

 

 

Latest Articles

Comments