Lagi, PKL Di Depan Medan Fair Plaza Ditertibkan

MEDAN (alfatih-media.com)-Pemerintah Kota Medan melalui Satpol PP Kota Medan kembali melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL), tepatnya di depan Plaza Medan Fair, Jalan Gatot Subroto, kemarin. Penertiban yang dilakukan ratusan personil Satpol PP ini bertujuan mengembalikan fungsi fasilitas umum yang kerap digunakan PK5 untuk menggelar lapak. Di samping itu juga untuk mendukung penataan dalam upaya mengembalikan estetika kota.

Penertiban telah berulang kali dilakukan Satpol PP di tempat tersebut. Meski demikian, PKL masih tetap saja menggelar lapak dagangannya. Oleh karenanya, guna memberikan efek jera personil terus melakukan penertiban hingga kawasan tersebut bersih dan terbebas dari PKL. Tidka hanya memicu terjadinya kemacetan, warga sekitar pun terganggu aktifitasnya menyusul kehadiran PKL tersebut.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Medan, M Sofyan mengaku, sebelum dilakukan penertiban, pihaknya terlebih dahulu memberikan surat peringatan namun tidak diindahkan. Terbukti, para PK5 tetap saja berjualan. Oleh karenanya tanpa kompromi lagi, penertiban pun dilakukan meski para PK5 berupaya bertahan sambil melontarkan kalimat makian.

Meski demikian petugas Satpol PP tidak bergeming dan melakukan penertiban. ‘’Kita sudah berulang kali memberikan himbauan pada mereka (PK5). Namun, mereka masih saja tetap berjualan. Padahal kita sudah berulangkali mengingatkan bahwa kawasan itu merupakan fasilitas umum dan bukan tempat untuk berjualan,” kata Sofyan.

Begitu tiba di lokasi, Sofyan langsung memerintahkan anggotanya melakukan ‘pembersihan’. Satu persatu lapak dan barang dagangan milik PK5 pun dibongkar dan diangkut ke dalam mobil truk untuk dibawa ke kantor Satpol PP. Para PK5 pun meradang dan tak berdaya untuk menghentikan penertiban.

Tidak berapa lama kawasan tersebut pun bersih dari PK5. Sofyan selanjutnya mengingatkan kepada para PK5 untuk tidak coba-coba berjualan kembali. Sebab, mereka akan terus melakukan pengawasan, begitu kedapatan ada yang nekat berjualan, barang dan lapaknya langsung diangkut.

 “Kembali saya tegaskan, kawasan ini bukan tempat untuk berjualan. Jika ingin berjualan, silahkan di tempat-tempat yang telah disediakan Pemko Medan melalui PD Pasar,” tegasnya.

Sementara itu petugas Satpol PP telah menyampaikan surat peringatan pertama kepada sejumlah PK5 yang menggelar lapak di Jalan H Misbah, Kelurahan Jati, Kecamatan Medan Maimun, tepatnya depan RS Elizabeth. Dalam surat tersebut, para PK5 diminta untuk tidak berjualan dan segera mengosongkan kawasan tersebut. Apabila surat peringatan ini tidak diindahkan, Satpol PP pun akan turun melakukan penertiban. (ef/foto:ist)

Latest Articles

Comments