Keutamaan Zikir Setelah Shalat Ashar Hingga Maghrib

Alfatih-media.com-Lazim di masyarakat muslim, bahwa berzikir selepas shalat ashar hingga menjelang maghrib adalah waktu utama dalam berzikir, terlebih terdapat banyak riwayat yang menjelaskan tentang anjuran melantunkan doa pagi dan petang.

Adapun keutamaan berzikir setelah shalat ashar hingga menjelang maghrib terdapat dalam riwayat Abu Daud dalam Sunan-nya, dengan redaksi sebagaimana berikut ini

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: لَأَنْ أَقْعُدَ مَعَ قَوْمٍ يَذْكُرُونَ اللَّهَ تَعَالَى مِنْ صَلَاةِ

الْغَدَاةِ، حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ: أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ أَعْتِقَ أَرْبَعَةً مِنْ وَلَدِ إِسْمَاعِيلَ ، وَلَأَنْ أَقْعُدَ مَعَ قَوْمٍ يَذْكُرُونَ اللَّهَ مِنْ

صَلَاةِ الْعَصْرِ إِلَى أَنْ تَغْرُبَ الشَّمْسُ: أَحَبُّ إِلَيَّ مَنْ أَنْ أَعْتِقَ أَرْبَعَةً

Dari shabat Anas bin Malik ra, Rasulullah Saw bersabda, “Aku duduk bersama orang-orang yang berzikir kepada Allah mulai dari (waktu) shalat Shubuh hingga terbit matahari lebih aku cintai daripada memerdekakan empat orang budak dari putra Nabi Ismail. Dan aku duduk bersama orang-orang yang berzikir kepada Allah mulai dari (waktu) shalat Ashar sampai terbenam matahari lebih aku cintai daripada memerdekakan empat orang budak.” (HR. Abu Daud)

Hadis tersebut juga diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam Musnadnya dengan lafal li anazkura. Menurut Imam Mubarakfuri dalam Mir’atul Mafatih menjelaskan bahwa penggunaan kata li an azkura dan li an aq’uda dalam riwayat tersebut menunjukkan bahwa kemuliaan zikir tidak hanya diperoleh oleh orang yang berzikir saja tapi orang yang berkumpul dengan orang yang berzikir dan mendengarkannya juga mendapatkan keutamaan tersebut.

Adapun maksud dari pada berzikir di sini termasuk mencakup doa, membaca Alquran, bershalawat kepada Rasul atau menuntut ilmu. Akan tetapi agar seseorang dapat memperoleh keutamaan yang disebutkan oleh Rasulullah dalam hadis di atas, orang yang berzikir selama shalat ashar hingga maghrib tidak boleh bersenda gurau di sela-sela zikir serta tidak membicarakan hal-hal duniawi agar selama berzikir hati tidak berpaling kepada selain Allah Swt.

Adapun keutamaan berzikir pada waktu petang seperti membebaskan empat budak. Dalam riwayat lain, Rasulullah pernah menyebutkan bahwa termasuk keutamaan orang yang memerdekakan budak kelak Allah akan membebaskan setiap anggota tubuhnya dari api neraka (HR. Bukhari&Muslim). Karena itulah, Rasul menganjurkan umatnya memeperbanyak zikir pada waktu petang. (sumber:BincangSyariah.Com)

Latest Articles

Comments