Kacang-kacangan Ini Patut Dicoba Untuk Penderita Diabetes

Alfatih-media.com-Memiliki riwayat diabetes, bukan berarti anda harus menghindari konsumsi camilan. Bahkan, anda dianjurkan untuk ngemil agar kadar gula darah tetap stabil, meski tetap harus dipantau jumlah gula yang masuk. Berbicara soal camilan untuk diabetes, kacang-kacangan adalah pilihan terbaik.

Manfaat kacang sebagai camilan untuk diabetes

Cheryl Mussatto, RD, seorng pendiri Eat Well to Be Kind di City Osage, Kansas, mengatakan, “Kacang adalah camilan super untuk penderita diabetes karena rendah karbohidrat serta tinggi protein, serat, dan lemak sehat.” Ia juga menambahkan bahwa makan kacang-kacangan bisa menciptakan rasa kenyang.

Mengurangi risiko komplikasi penyakit jantung

Orang diabetes tipe 2 sangat berisiko terhadap komplikasi diabetes, seperti penyakit jantung. Bahkan, American Heart Association menyatakan bahwa kemungkinan diabetesi meninggal akibat penyakit jantung lebih besar 2-4 kali dibandingkan mereka yang tidak diabetes.

Nah, kenyataan itulah yang membuat kacang dinobatkan menjadi camilan yang tepat untuk orang diabetes. Juru bicara American Association of Diabetes Educators, Melissa Joy Dobbins, RDN, CDE, mengungkapkan bahwa lemak sehat (lemak tak jenuh) dalam kacang-kacangan dapat membantu melindungi detak jantung anda.

Menurunkan kadar kolesterol jahat

Lemak tak jenuh ganda dan tak jenuh tunggal yang terkandung di dalam kacang-kacangan dapat membantu mengurangi kadar LDL atau kolesterol “jahat”. Tak hanya itu, kacang juga membantu meningkatkan kadar kolesterol baik dalam tubuh.

Kolesterol baik, menurut Mussatto, akan bekerja layaknya pekerja sanitasi. Artinya, kolesterol baik ini membantu menghilangkan kolesterol dari jaringan yang mencegah penumpukan plak di arteri.

Mengontrol kadar gula darah

Kacang juga dapat membantu mengatur gula darah, kata Mussatto. Misalnya, almond telah terbukti memperlambat proses naiknya gula darah setelah dimakan bersama dengan makanan kaya kabrohidrat pada mereka yang sehat.

Sebuah studi yang diterbitkan pada Maret 2011, di European Journal of Clinical Nutrition, menemukan hasil yang sama untuk kacang pistachio ketika dimakan oleh orang diabetes. Bagi mereka yang memiliki diabetes, makan kacang tanah secara teratur juga dapat meningkatkan manajemen gula darah seperti yang diungkap pada penelitian di jurnal PLoS One pada September 2014.

Kacang-kacangan untuk penderita diabetes

Kacang memang merupakan sumber nutrisi yang baik. Namun, beberapa jenis kacang lebih baik untuk penderita diabetes daripada kacang-kacangan lainnya. Berikut adalah 5 kacang yang paling baik dikonsumsi oleh diabetesi.

Kacang almond

Kacang almond memiliki beragam manfaat untuk diabetes. Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2011 menunjukkan bahwa memasukkan almond ke dalam makanan orang dengan diabetes tipe 2 selama 12 minggu secara positif memengaruhi gula darah dan mengurangi risiko penyakit jantung.

Hal tersebut dengan penelitian serupa yang dilakukan pada tahun 2017 terhadap penderita diabetes tipe 2, selama 2 minggu.

Almond mengurangi kadar kolesterol jahat/LDL (low-density lipoprotein) dalam tubuh, yang dapat menyumbat arteri. Mereka meningkatkan jumlah kolesterol baik/high-density lipoprotein (HDL), yang membantu menghilangkan kolesterol LDL dari arteri. Inilah sebabnya almond dapat mengurangi risiko penyakit jantung.

Kacang kenari

BMJ Open Diabetes Research & Care meneliti 112 peserta yang berisiko diabetes dalam diet rendah kalori atau diet kaya kenari selama 6 bulan. Mereka menemukan bahwa diet yang diperkaya kenari mampu meningkatkan rasio HDL terhadap kolesterol LDL tanpa secara negatif memengaruhi komposisi tubuh.

Dalam sebuah studi yang dilakukan tahun 2018, para peneliti menyelidiki hubungan antara konsumsi kenari dan risiko diabetes pada 34.121 orang. Faktanya, mereka menemukan bahwa untuk orang yang makan kenari dalam 24 jam terakhir memiliki setengah risiko diabetes dibandingkan dengan orang yang tidak makan kacang pada periode ini.

Kacang mete

Kacang mete dapat membantu meningkatkan rasio kolesterol HDL terhadap LDL dan mengurangi risiko penyakit jantung. Dalam sebuah studi di 2018, para peneliti memberi 300 peserta dengan diabetes tipe 2 dengan diet kacang mete serta tanpa kacang mete.

Mereka yang diet kacang mete memiliki tekanan darah lebih rendah dan kadar kolesterol HDL yang lebih tinggi setelah 12 minggu. Kacang mete juga tidak memiliki dampak negatif pada kadar glukosa darah atau berat badan.

Kacang pistachio

Pistachio relatif tinggi kalori, tetapi mengandung banyak serat dan lemak bermanfaat. Sebagai bagian dari studi tahun 2015, para peneliti memberikan makanan yang diperkaya kacang pistachio atau diet reguler untuk peserta dengan diabetes tipe 2 selama 4 minggu.

Hasilnya, mereka menemukan bahwa rasio kolesterol HDL terhadap LDL secara signifikan lebih baik pada kelompok orang yang diet dengan pistachio, dibandingkan dengan kelompok diet biasa. Mereka yang menjalani diet pistachio juga memiliki kadar trigliserida yang lebih rendah, yang menunjukkan kesehatan jantung yang lebih baik.

Kacang tanah

Kacang adalah sumber protein dan serat yang baik. Sumber protein yang satu ini dapat membantu Anda menurunkan berat badan dan mengurangi risiko penyakit jantung.

Satu studi dari 2013 melihat efek kacang tanah pada diet wanita gemuk yang berisiko terkena diabetes tipe 2. Para peneliti menemukan bahwa menambahkan kacang tanah ke sereal membantu mengontrol kadar gula darah dan nafsu makan. Ini dapat membantu Anda menurunkan berat badan, yang memiliki dampak signifikan pada risiko diabetes.

Kacang mengandung kalori yang tinggi

Meski kacang mengandung banyak segudang nutrisi yang baik, dan sangat tepat untuk cemilan penderita diabetes, ada satu hal yang perlu diperhatikan. Kacang memiliki kalori yang tinggi.

Jadi, makan terlalu banyak kacang juga dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Kenaikan berat badan merupakan salah satu pemicu diabetes. Untuk itu, hindari kacang yang dilapisi garam dan gula.

Sebaliknya, agar orang diabetes tetap dapat mengonsumsi kacang secara sehat, sangat dianjurkan bagi mereka untuk makan kacang panggang kering atau mentah, yang beraroma tetapi masih sehat (tanpa tambahan garam/gula). Dengan begitu, manfaat kesehatannya tetap bisa dimiliki. (sumber:HelloSehat)

Latest Articles

Comments