Jelang Natal dan Tahun Baru, Pertamina MOR I Bentuk Satgas

MEDAN (alfatih-media.com)-Menjelang Natal  2019 dan Tahun Baru 2020, Pertamina MOR I Sumbagut kembali membentuk Satuan Tugas (Satgas) untuk menjaga kehandalan pasokan BBM, elpiji maupun avtur.

Unit Manager Communication & CSR MOR I, Roby Hervindo menyebutkan, program bertajuk Satgas Nataru 2019 ini sudah beroperasi sejak 8 Desember 2019. Dan akan berkahir pada 8 Januari 2020 mendatang. Satgas akan beroperasi selama 24 jam baik di kantor region, TBBM maupun di kantor- kantor cabang. 

"Nah kita juga meningkatkan kehandalan di terminal BBM, depot elpiji maupun SPBBE dengan meningkatkan stok yang tersedia," ucapnya memaparkan kesiapan Pertamina MOR I Sambut Natal dan Tahun Baru 2020, di Junction Café, Medan, Rabu (11/12/2019).

Kemudian, sambungnya, Pertamina MOR I juga bekerja sama dengan pihak kepolisian, pihak perbankan untuk memastikan kelancaran operasional.

"Dari sisi BBM sendiri, kita memprediksi di seluruh wilayah Sumut naik sekitar 7% untuk BBM jenis bensin, sementara untuk BBM jenis diesel ada estimasi kenaikan 1,5%," jelas dia.

Untuk kenaikan ini, produk jenis Premium diperkirakan akan naik 11,5%, Pertalite naik 6,7%, Pertamax 5%, Solar Subsidi 0,9%, Dexlite 24,9% dan Pertamina Dex 30,9%.

Dituturkan Roby, kenaikan BBM Solar, berbeda di wilayah Sumbagut. Di Sumut, diperkirakan ada kenaikan 0,9% karena diprediksi menjelang Natal, kegiatan operasional logistik diperkirakan akan meningkat. 

"Dibandingkan dengan tahun 2018 lalu, kenaikan ini diperkirakan sama, 7-8%. Secara umum wilayah Sumbagut, polanya sama. Hanya jumlah kiloliter nya yang meningkat. Karena konsumsi di 2019, secara jumlah kuantitatif meningkat, dan persentase kenaikannya sama sekitar 5%," ungkap dia.

Intinya, imbuh Roby, pasokan BBM Sumbagut dijamin cukup. Ketahanan stok tersedia untuk 10-13 hari ke depan. Di daerah daerah tujuan wisata, diprediksi ada peningkatan konsumsi. Sehingga Pertamina menyediakan SPBU Kantong.

Untuk elpiji, terang dia, terjadi peningkatan dari tahun lalu. Jika tahun lalu meningkat sekitar 3%, sekarang prediksi kenaikan sekitar 4%. "Kita sediakan sekitar 818 ribu tabung elpiji 3 kg. Dan non subsidi diperkirakan meningkat 3%," tukas Roby.

Kantong SPBU dengan kapasitas 16 kilo liter ini, disediakan dua unit yang sifatnya mobile. Unit fokus di Simalungun dan Karo. "Jika tahun lalu disiapkan unti motor, tahun ini tidak lagi, karena kurang diminati,"terangnya.

SPBU di tol, jelas dia akan ada di kilometer 65A dan 65D. "Kantong SPBU 65A, per hari ini sudah beroperasi 100%. Dan di 65D sebelum Natal kita perkirakan sudah bisa beroperasi 100%. Review satgas ramadhan dan Idul Fitri, di tol tidak terlalu banyak di gunakan wisatawan. Konsumsi biasa saja tidak terlalu tinggi, namun tetap kita sediakan," jelas dia.

Sementara untuk avtur, secara rata- rata memang terjadi peningkatan permintaan untuk 24 Desember sebanyak 30-50%, yakni dari Bandara Kualanamu, Pinang sori, Silangit dan Polonia. (ef/foto:alfatih)

Latest Articles

Comments