Ini Doa yang Perlu Dibaca Ketika Rezeki Seret

Alfatih-media.com-Rezeki sempit atau seret adalah salah satu kondisi yang tidak diinginkan oleh setiap jiwa di dunia ini. Rezeki memang sudah diatur oleh Allah dan hanya Allah sang pemberi rezeki. Namun siapa yang salah jika datangnya rezeki selalu sempit? Allah sudah menjamin rezeki setiap hamba-Nya, namun bukan berarti kita bisa santai menunggu kedatangan rezeki tersebut. Rezeki itu dijemput dan diupayakan. Sama halnya dengan pemain bola yang ingin mencetak rekor gol, ia tidak boleh menunggu operan bola saja. Melainkan juga turut mengikuti gerak-gerik bola seraya menjemputnya.

Jika yang mengatur rezeki itu hak veto Allah, maka dekatilah sang maha pengatur tersebut di kala rezeki sempit. Rezeki Allah itu luas, mohonlah. Sangat merugi jika kita menjadi orang yang memiliki rezeki sempit lantaran malas berusaha dan tidak mau berdoa kepada-Nya. Atau adakah dia selain Allah yang bisa memberikan rezeki yang luas selain Allah?

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اذْكُرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ هَلْ مِنْ خَالِقٍ غَيْرُ اللَّهِ يَرْزُقُكُمْ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ

Hai manusia, ingatlah akan nikmat Allah kepadamu. Adakah Pencipta selain Allah yang dapat memberikan rezki kepada kamu dari langit dan bumi?

Untuk menghindari rezeki yang sempit, tentunya kita harus berusaha secara maksimal agar bisa berjumpa dengan rezeki yang tidak sempit. Namun jika kenyatannya selalu berjumpa dengan rezeki sempit, lantas kita harus bagaimana? Yang penting adalah tidak berprasangka buruk kepada Allah. Berdoa dengan ikhlas tanpa mengkritik Tuhan adalah teladan yang bersumber dari Rasulullah di kala rezeki mulai sempit.

Diceritakan dalam kitab Silsilah Al Ahadis As Shahihah bahwa suatu hari Rasululah kedatangan tamu dan bertanya kepada sang istri “Adakah makanan yang dihidangkan untuk tamu?” Namun ternyata tidak makanan sama sekali. Lantas Rasulullah berdoa:

اللهم اني أسالك من فضلك ورحمتك فإنه لا يملكها إلا أنت

Allahumma inni as’aluka min fadlika wa rahmatika, fa’innahu la yamlikuha illa anta

Ya Allah aku memohon kepada-Mu akan sebagian karunia-Mu dan rahmat-Mu, karena sesungguhnya tidak ada yang memilikinya kecuali Engkau (HR Thabrani)

Tak lama kemudian ada seseorang yang memberikan hadiah  berupa kambing bakar. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ini adalah hadiah dari Allah dan kita menunggu rahmat-Nya. Kisah yang mengajarkan bahwa kita dianjurkan untuk meminta kepada Allah karunia dan rahmat-Nya. Kerena memang kita butuh akan keduanya. Doa yang dilantunkan Rasulullah itu bisa kita gunakan saat memohon kepada Allah di saat rezeki kita sempit. (sumber:BincangSyariah.Com)

 

Latest Articles

Comments