Hari Perhubnas 2019, KA New Sribilah Ekskutif Di Launching

MEDAN (alfatih-media.com)-Bertepatan dengan Hari Perhubungan Nasional tahun 2019, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre I Sumatera Utara melaunching Kereta Api New Sribilah Ekskutif relasi Medan-Rantau Prapat di Lapangan Balai Yasa Pulo Brayan Jalan Bengkel, Medan, Selasa (17/9). 

Launching Kereta Api New Sribilah Eksekutif itu ditandai dengan pemotongan pita oleh Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi usai upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional tahun 2019 yang digelar di Balai Yasa Kereta Api Pulu Brayan Medan, Selasa (17/9).

Turut hadir pada acara tersebut, Vice Presiden PT KAI Divre I Sumut, Rusi Haryono, Pangdam 1/BB Mayjen TNI M Sabrar Fadhillah, Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Belawan Sugeng Wibowo, Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Belawan Jece Julita Piris, Kadishub Provsu Ir. Abdul Haris Lubis, Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution dan pejabat lainnya.

Vice Presiden PT KAI Divre I Sumut, Rusi Haryono melalui Manager Humas PT KAI Divre I Sumut, Ilud Siregar menyampaikan, kereta api New Sribilah Ekskutif ini akan melayani penumpang kelas eksekutif di rute Medan-Rantau Prapat. Kereta Api New Sribilah Ekskutif dengan nomor KA U48 dan KA 49, berjalan dua kali sehari lintas (PP) Medan-Rantau Prapat dengan tujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang menggunakan transportasi kereta api, dimana kereta api ini dilengkapi 300 kursi.

"Kereta api ini murni full eksekutif dengan enam kereta, tidak ada rangkaian bisnis. Berangkat dari Medan pukul 15.05 Wib pukul 23.10 Wib dari Stasiun Rantau Prapat" ujar Ilud.

Dioperasikannya Kereta Api New Sribilah Eksekutif ini, kata Ilud, dikarenakan tingginya okupansi penumpang yang sering bepergian dari Medan ke Rantau Prapat maupun sebaliknya, namun sering kehabisan tiket.

Dengan beroperasinya Kereta Api New Sribilah Eksekutif ini, lanjut Ilud, diharapkan dapat melayani kebutuhan masyarakat yang ingin melakukan perjalanan dengan kereta api relasi Medan-Rantau Prapat dan meningkatkan arus penumpang.

"Kereta Api New Sribilah Eksekutif diharapkan bisa mengakomodir penumpang, terutama diakhir pekan dan hari-hari libur, sehingga dapat mengurangi kemacetan," ujar Ilud.

Perhubnas Jadi Momentum Tingkatkan Pelayanan

Pada hari perhubnas kemarin, Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi saat membacakan pidato Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadiyan mengatakan, dalam rangka memperingati harhubnas 2019, beragam kegiatan telah dilaksanakan guna dapat menumbuhkan rasa kebersamaan jiwa korsa dan sportivitas dalam kehidupan. 

"Saya berharap peringatan ini dapat menjadi wahana meningkatkan prestasi, memperkokoh rasa persatuan, persaudaraan, dan kekeluargaan segenap insan perhubungan dimana pun berada. Serta semoga semangat kerja bagi pembangunan transportasi di seluruh pelosok tanah air," ungkap Edy.

Kemudian disampaikan Gubsu, sebagai wujud nyata bakti insan perhubungan pada tahun ini Kementerian Perhubungan menyelenggarakan kegiatan edukasi bertajuk perhubungan mengajar di 34 provinsi di Indonesia. Kegiatan ini merupakan salah satu cara pengenalan kepada generasi muda calon penerus yang bercita - cita akan berkiprah di bidang transportasi perhubungan mengajar menitikberatkan pada empat nilai yang disingkat AGILE, aman dalam bertransportasi, giat menjadi teladan dalam berperilaku bertransportasi dan agen perhubungan.

Selanjutnya menjadi pionir SDM unggul yang paham akan pentingnya keselamatan bertransportasi, dan penyampaian pesan dengan edukasi kepada masyarakat. Selain itu, insan perhubungan juga mengadakan kegiatan bakti sosial dan donor darah.

"Semoga kegiatan ini menjadi pemicu semangat kita bersama menjadi insan perhubungan yang unggul dan tangguh dalam memberikan pelayanan perhubungan yang optimal untuk Indonesia umumnya dan Sumut pada khususnya," harap Edy.

Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution ditempat yang sama berpesan, kepada jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) agar melakukan introspeksi dalam memberikan pelayanan perhubungan selama ini. Pasalnya, momentum ini dinilai sangat baik untuk mengevaluasi bagaimana pelayanan yang telah diberikan kepada masyarakat.

"Kita perlu melakukan evaluasi dan introspeksi dalam sektor perhubungan. Mari kita jadikan momentum ini sebagai perenungan sudah sejauhmana kita memberikan pelayanan perhubungan kepada masyarakat. Karena sejatinya kita adalah pelayan maayarakat", pesan Akhyar.

Setelah meresmikan KA New Sribilah Eksekutif Medan - Rantauprapat dan meninjau Rail Clinic serta menyerahkan kacamata gratis bagi anak-anak Sekolah Dasar (SD), Gubsu Edy Rahmayadi dan pejabat lainnya meninjau gerbong Kereta Sultan yang sudah tidak beroperasi lagi. Kereta sultan yang beroperasi pertama kali sejak tahun 1930 ini dikemas dengan sangat cantik dan menarik. Namun, gerbong ini nantinya diharapkan dapat dijadikan sebagai museum kereta api yang dapat memberikan edukasi kepada para pengunjung yang datang. (ef/foto:alfatih)

 

Latest Articles

Comments