Empat Partai Tunisia: Presiden Saied Telah Kehilangan Legitimasi

Alfatih-media.com-Presiden Tunisia telah kehilangan legitimasinya, menurut pernyataan empat partai Tunisia yang juga menyerukan diakhirinya kudeta setelah Kais Saied mengambil alih kekuasaan legislatif dan eksekutif.

Pada hari Rabu (22/9/2021), Saied mengatakan, dia akan memerintah dengan dekrit dan mengabaikan bagian dari konstitusi saat dia bersiap untuk mengubah sistem politik.

Sehari kemudian, pihak Attayar, Al Jouhmouri, Akef dan Ettatakol mengatakan dalam sebuah pernyataan bersama bahwa langkah Saied mengabadikan monopoli kekuasaan mutlak.

Saied telah memegang kekuasaan hampir total sejak 25 Juli ketika dia memecat perdana menteri, menangguhkan parlemen dan mengambil alih otoritas eksekutif dengan alasan keadaan darurat nasional.

Pernyataan oposisi hari Kamis (23/9/2021) meningkatkan tekanan padanya. Meski keempat partai tersebut bukan yang paling kuat, mereka memegang pengaruh di jalanan, terutama Attayar, yang dekat dengan Saied sebelum intervensinya.

“Kami menganggap presiden telah kehilangan legitimasinya dengan melanggar konstitusi. Dia akan bertanggung jawab atas semua kemungkinan akibat dari langkah berbahaya ini,” kata keempat pihak dalam pernyataan itu.

Anour Ben Kadour, seorang pejabat senior di serikat buruh UGTT yang kuat, mengatakan, “Tunisia sedang menuju ke arah kekuasaan individu yang mutlak.”

UGTT, yang memiliki sekitar satu juta anggota dan merupakan kekuatan utama dalam politik Tunisia, telah memulai pertemuan untuk merumuskan posisi atas tindakan Saied dan diperkirakan akan mengeluarkan pernyataan pada hari Kamis (23/9/2021).

Sementara banyak orang Tunisia mendukung Saied dan melihat tindakannya diperlukan untuk menyingkirkan elit politik yang korup dan tidak populer setelah bertahun-tahun mengalami stagnasi ekonomi. Namun para pengkritiknya mengatakan dia tidak berpengalaman dan tanpa kompromi. (berbagai sumber)

Latest Articles

Comments