Empat Hal Sehari-hari Ini Adalah Sunah Rasul

Alfatih-media.com-Para rasul adalah orang-orang pilihan yang diutus oleh Allah untuk memperbaiki laku kehidupan umat manusia. Perilaku mereka dibimbing langsung oleh Allah agar menjadi petunjuk, teladan, dan sunah yang perlu kita contoh. Mengikuti perilaku dan sunah mereka berarti mengikuti petunjuk yang telah diberikan oleh Allah.

Dalam kitab Sunan Tirmizi disebutkan, bahwa ada empat hal termasuk sunah para rasul yang perlu kita lakukan dan kita contoh, sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Imam Tirmizi, Nabi saw. bersabda;

أَرْبَعٌ مِنْ سُـنَنِ الْمُرْسَلِيْنَ: اَلْحَيَـاءُ، وَالتَّعَطُّرُ، وَالسِّوَاكُ، وَالنِّكَاحُ.

“Ada empat hal termasuk sunah para rasul; yaitu rasa malu, memakai wewangian, bersiwak, dan menikah.”

Pertama, rasa malu. Imam Ibnu Hajar dalam kitab Fathul Bari mendifinisikan rasa malu sebagai karakter yang mendorong seseorang untuk berperilaku baik dan meninggalkan perilaku buruk. Semua para rasul memiliki karakter ini sehingga mereka selalu merasa malu kepada Allah jika berbuat tidak terpuji dan melanggar aturanNya.

Kedua, memakai wewangian. Para rasul sangat suka memakai wewangian. Mereka senantiasa dalam keadaan bersih, suci dan wangi setiap saat terutama ketika sedang beribadah kepada Allah.  Nabi saw. sendiri sangat suka memakai wewangian. Disebutkan dalam hadis riwayat Imam Ahmad dan Nasai, Nabi saw. bersabda;

حُبِّبَ إِلَيَّ مِنْ دُنْيَاكُمُ ثَلَاثٌ النِّسَاءُ وَالطِّيبُ ، وَجُعِلَتْ قُرَّةُ عَيْنِي فِي الصَّلَاةِ

Dijadikan kecintaan pada diriku dari dunia kalian tiga hal, yaitu kepada wanita-wanita dan wewangian, dan dijadikan penyedap pandangan mataku di dalam salat.”

Ketiga, bersiwak. Menggosok gigi dengan siwak atau benda lain sangat dianjurkan, terutama sebelum beribadah, seperti shalat atau membaca al-Quran. Selain untuk membersihkan mulut, bersiwak juga mendatangkan keridaan Allah. Disebutkan hadis riwayat Imam Ahmad dan Nasai, Nabi saw. bersabda;

السِّوَاكُ مَطْهَرَةٌ لِلْفَمِ مَرْضَاةٌ لِلرَّبِّ

“Bersiwak membuat mulut bersih dan mendatangkan rida Allah.”

Keempat, menikah. Selain sunah para rasul, menikah merupakan sunah Nabi saw. yang diakui secara khusus oleh beliau. Dalam hadis riwayat Ibnu Majah disebutkan bahwa Nabi saw. bersabda;

النِّكَاحُ مِنْ سُنَّتِيْ ، فَمَنْ لَمْ يَعْمَل بِسُنَّتِيْ فَلَيْسَ مِنَّيْ

Menikah bagian dari sunahku. Siapa yang tidak melakukan sunahku, maka bukan bagian dari golonganku. (sumber:bincangsyariah)

Latest Articles

Comments