Doa Agar Mudah Mencintai Orang Miskin

Alfatih-media.com- Salah satu akhlak mulia yang diajarkan oleh Nabi kita yang mulia adalah mencintai orang miskin. Orang miskin disini adalah mereka yang hidupnya tidak berkecukupan, tidak punya kepiawaian dalam mecukupi kebutuhan pokoknya dan mereka tidak mau meminta-minta kepada manusia. Bukan mereka yang berpura-pura miskin dan menjadikan profesi pengemis sebagai ajang yang menjanjikan.

Mencintai orang miskin adalah salah satu kebaikan yang mudah dilakukan. Kebaikan yang mamudahkan hisab kita di hari akhir kelak. Mencintai orang miskin bisa disebut juga sebagai landasan kecintaan kita kepada Allah. Karena itulah Rasulullah berwasiat kepada kita untuk bisa mencintai orang miskin dan dekat dengannya. Hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad menyebutkan dalam musnadnya:

عَنْ أَبِيْ ذَرٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: أَوْصَانِيْ خَلِيْلِي صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِسَبْعٍ : بِحُبِّ الْمَسَاكِيْنِ وَأَنْ أَدْنُوَ مِنْهُمْ

Dari Abu Dzar Radhiyallahu anhu, ia berkata: “Kekasihku (Rasulullah) Shallallahu ‘alaihi wa sallam berwasiat kepadaku dengan tujuh hal: (1) supaya aku mencintai orang-orang miskin dan dekat dengan mereka  (HR Ahmad)

Mencintai orang-orang miskin dan dekat dengan mereka, yaitu dengan membantu dan menolong mereka, bukan sekedar dekat dengan mereka. Apa yang ada pada kita, kita berikan kepada mereka karena kita akan diberikan kemudahan oleh Allah Ta’ala dalam setiap urusan, dihilangkan kesusahan pada hari Kiamat, dan memperoleh ganjaran yang besar.

Rasulullah berwasiat agar mencintai orang miskin dilengkapi dengan panduan doanya. Doa tersebut termaktub dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi. Doa agar bisa mencintai orang miskin tersebut adalah sebagai berikut:

 

اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ فِعْلَ الْخَيْرَاتِ وَتَرْكَ الْمُنْكَرَاتِ وَحُبَّ الْمَسَاكِينِ وَأَنْ تَغْفِرَ لِى وَتَرْحَمَنِى وَإِذَا أَرَدْتَ فِتْنَةَ قَوْمٍ فَتَوَفَّنِى

غَيْرَ مَفْتُونٍ

Allahumma inni as’aluka fi’lal khairati wa tarkal munkaroti wa hubbal masakini wa an taghfiro li wa tarhamani wa idza aradta fitnata qoumin fa tawaffani ghoiro maftun.

Ya Allah, aku memohon kepada-Mu untuk mudah melakukan kebaikan dan meninggalkan kemungkaran serta aku memohon pada-Mu supaya bisa mencintai orang miskin, ampunilah (dosa-dosa)ku, rahmatilah saya, jika Engkau menginginkan untuk menguji suatu kaum maka wafatkanlah saya dalam keadaan tidak tenggelam dalam ujian. (HR. Tirmidzi) (sumber:BincangSyariah.com)

Latest Articles

Comments