Blinken Bertemu Presiden Yaman dan Minta Perpanjangan Gencatan Senjata

Alfatih-media.com-Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken bertemu dengan Presiden Dewan Kepemimpinan Presiden Yaman (PLC) Rashad al-Alimi di New York dalam salah satu pertemuan pertamanya di sela  Sidang Umum PBB.

Mereka membahas perlunya memperpanjang gencatan senjata yang dimediasi PBB di dalam negara yang dilanda perang, dengan keduanya menyerukan Houthi yang didukung Iran untuk membantu meringankan krisis kemanusiaan. Blinken menegaskan dukungan kuat AS untuk PLC dan kepemimpinan al-Alimi.

Gencatan senjata yang dimediasi PBB dimulai pada bulan April selama 60 hari dan diperbarui dua kali untuk periode yang sama. Gencatan senjata saat ini akan berakhir pada 2 Oktober, dan Houthi telah menolak untuk mendukung kesepakatan enam bulan.

“Blinken dan Presiden al-Alimi membahas urgensi untuk memperpanjang dan memperluas gencatan senjata yang dimediasi PBB pada 2 Oktober,” rilis Departemen Luar Negeri AS. Blinken memuji kepemimpinan pemerintah Yaman atas gencatan senjata tersebut.

Kedua pejabat tersebut menyuarakan dukungan mereka untuk lebih banyak langkah di bawah gencatan senjata, yang mencakup pembukaan jalan di Taiz dan daerah lain, memperluas penerbangan komersial dari bandara Sana’a, dan memastikan pembayaran gaji kepada puluhan ribu guru, perawat dan pegawai negeri.

“Mereka menyatakan harapan mereka bahwa Houthi juga akan mendukung langkah-langkah penting seperti itu untuk memberikan bantuan kepada Yaman,” tambah Departemen Luar Negeri AS.

Washington telah lama mengatakan bahwa gencatan senjata adalah cara terbaik ke depan dan satu-satunya cara untuk mencapai gencatan senjata permanen. Dalam salah satu langkah kebijakan luar negeri pertamanya setelah pemilihannya, Presiden Joe Biden menunjuk Tim Lenderking sebagai utusan khusus untuk Yaman. (berbagai sumber)

Latest Articles

Comments