Biro Travel Umroh Terimbas Pelemahan Rupiah

Belakangan ini, pelemahan nilai tukar menjadi sorotan. Bahkan, nilai tukar rupiah merosot hingga menyentuh level Rp13.900 per dolar AS. Kondisi pelemahan nilai tukar ini bisa berdampak kepada bisnis travel umroh.

“ Berpengaruh. Paling tidak daya beli akan turun setahun ke depan,” kata Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Haji dan Umroh and In Bound Indonesia (Asphurindo), Syam Resfiadi di Jakarta, Selasa 23 April 2018.

Syam mencontohkan pelemahan nilai tukar yang berdampak kepada bisnis umroh. Pelemahan kurs membuat daya beli masyarakat turun. Hal ini membuat masyarakat cenderung memilih paket umroh “ ekonomi” daripada paket umroh yang kelas atas.

“ Permintaannya tidak turun, tapi daya beli yang turun. Masyarakat lebih banyak mengambil paket umroh yang harganya ke bawah (murah). Yang di atas semakin kecil dan makin bawah makin banyak,” kata dia.

Tahun ini, kata Syam, bisnis umroh juga terasa lesu. Di samping pelemahan nilai tukar, turunnya kepercayaan masyarakat terhadap biro umroh karena kasus biro travel nakal, juga menjadi pendorong bisnis umroh tak bergairah. Ditambah ada sekitar 200 ribu calon jemaah umroh yang gagal berangkat.

“ Target 1 juta jemaah umroh pemerintah Indonesia tidak akan tercapai. Paling tidak mencapai 800 ribu, sama seperti tahun lalu,” kata dia.

Latest Articles

Comments