Angkutan Barang Di PT KAI Divre Sumut Meningkat 3%

MEDAN (alfatih-media.com)-Realisasi angkutan barang di PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumut  hingga di semester I tahun 2019 telah mencapai 103%. Jumlah ini meningkat 3 persen dibanding tahun 2018 lalu.

Menurut Manager Humas PT KAI (Persero) Divre I SU, M. Ilud Siregar ,volume angkutan barang yang diangkut oleh PT KAI (Persero) Divre I SU di tahun 2019 kurang lebih 594.688 ton, ada peningkatan kurang lebih 3% dibandingkan tahun lalu 575.060 ton.

Komoditas angkutan barang yang diangkut meliputi angkutan BBM, CPO, Lateks, barang hantaran penumpang, peti kemas dan lain-lainnya. 

Untuk perjalanan KA  Barang di PT KAI (Persero)  mencapai kurang lebih 18 perjalanan pulang pergi perharinya yang relasi angkutan meliputi :Rantau Prapat - Belawan, Labuhan - Siantar, Labuhan - Kisaran, Medan-T.Balai,Medan - Siantar dan Dolok - Merangir - Belawan.

“PT KAI (Persero) akan terus berupaya berkordinasi dengan para pengusaha-pengusaha dan perusahan-perusahan yang ada di Sumatera Utara untuk mengirim angkutannya melalui layanan angkutan kereta api,” tutur Ilud Siregar.

Uji Coba Jalur Layang KA Berjalan Lancar

Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatera Bagian Utara telah melakukan uji coba Jalur KA. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)  Balai Teknik Perkertaapian Wilayah Sumatera Bagian Utara, Fakhrul Rivai menyampaikan melalui Humas PT KAI (Persero)  Divre I SU,M.i Ilud Siregar, bahwa uji coba sudah di lakukan 3 kali dan berjalan dengan lancar. Dimana uji coba di lakukan pada bulan April, Mei dan Juni 2019.

Kegiatan uji coba jalur layang kereta api dilakukan sebelum di operasikan dan dalam pengujian menggunakan 1 Lok dan 1 rangkaian Kereta MTT.

“Secara Fisik bangunan di jalur layang kereta api sudah selesai sehingga untuk persiapan pengoperasian di lakukan tahapan-tahapan pengujian yang merupakan bagian untuk di keluarkannya sertifikasi Laik Fungsi. Di rencanakan kemungkinan jalur layang KA akhir agustus dapat di operasikan,”ujarnya. (ef/foto:ist)

 

Latest Articles

Comments