23 Unit Papan Reklame Kembali Diratakan

MEDAN (alfatih-media.com)-Tim Gabungan Pemerintah Kota Medan  kembali melanjutkan penertiban terhadap papan reklame bermasalah di Kota Medan.  Kali ini sebanyak 16 papan reklame bermasalah yang telah diratakan dengan tanah, Kamis (7/2) hingga Selasa (12/2).  Tindakan tegas itu dilakukan karena keseluruhan papan reklame yang dibongkar  tersebut tidak memiliki izin.  Itu sebabnya tim gabungan akan terus melanjutkan pembongkaran sehingga ibukota Provinsi Sumatera Utara bersih dari  papan reklame bermasalah.

Ukuran papan reklame yang dibongkar pun bervariasi dan berada di tiga lokasi berbeda yakni Jalan Setia Budi, Jalan Ring Road dan Jalan Sei Batang Hari. Di Jalan Setia Budi, ada 13 unit papan reklame yang dibongkar  dengan ukuran 4 x 6 meter  dan 5 x 10 meter sebanyak 13  unit. Kemudian di Jalan Ring Road sebanyak 2 unit ukuran 4 x 6 meter dan Jalan Sei Batang Hari 1 juga unit ukuran 4 x 6 meter.

Sementara itu pada saat tim gabungan  tengah melakukan pembongkaran, sejumlah pengusaha advertising dengan penuh kesadaran juga membongkar sendiri papan reklame bermasalah  miliknya di Jalan Setia Budi.  Ada  7 unit papan reklame dengan  ukuran 4 x 8 meter, 3 x 4 meter, 5 x 10 meter serta 4 x 6 meter  yang mereka bongkar.

Menurut Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Medan M Sofyan, sejauh ini sudah banyak papan reklame bermasalah  yang telah dibongkar. Sekaitan dengan itu jumlah papan reklame bermasalah yang selama ini menghiasi Kota Medan sangat jauh berkurang sehingga berdampak dengan keindahan kota. Sebelum pembongkaran dilakukan, papan reklame  bermasalah menyebabkan wajah kota carut marut.

“Alhamdulillah, pembongkaran papan reklame yang kita lakukan berjalan dengan lancar. Sudah banyak papan reklame bermasalah yang telah kita bongkar.  Kita beserta seluruh jajaran berupaya  sekuat tenaga agar pembongkaran papan reklame bermasalah secepatnya selesai dilakukan,” kata Sofyan.

Dikatakan Sofyan, pihaknya telah mengiventarisir sisa papan reklame bermasalah yang sampai saat ini belum dibongkar pemiliknya.  Oleh karenanya dia berharap agar pengusaha advertising segera membongkarnya, sebab keberadaan papan reklame bermasalah tidak bisa ditolerir lagi.

“Kita sangat mengapresiasi apabila pengusaha advertising  yang membongkar sendiri papan reklame bermasalah miliknya. Selain turut mendukung Pemko Medan  dalam melakukan penataan kota, para pengusaha advertising  tentunya bisa membawa material papan reklame hasil pembongkaran. Sebaliknya apabila tim gabungan yang melakukan pembongkaran, material hasil pembongkaran kita sita,” pungkasnya. (ef/foto:humaspemkomedan)

 

 

Latest Articles

Comments